04 November 2019

Berita Golkar - Langkanya stok solar kian dirasakan masyarakat beberapa hari terakhir ini. Anggota DPRD Makassar dari Komisi B bidang Keuangan, Nurul Hidayat mengatakan bila kelangkaan solar masih terus berlanjut maka tentunya akan merugikan berbagai pihak.

“Pastikan merugikan bagi pihak distributor untuk logistik, yang sedianya mungkin bisa bolak-balik kepelabuhan sampai 5-6 kali dulunya, mungkin dia cuman bisa sampai dua kali saja,” ujar Nurul Hidayat, Senin (04/11/2019).

Selain itu, legislator dari Fraksi Partai Golkar ini menuturkan kelangkaan solar ini juga berdampak pada masyarakat kecil utamanya para buruh pelabuhan banyak yang nongkrong karena tidak minim aktifitas.

Baca Juga: Bobby Adhityo Rizaldi Harap KTT ASEAN Prioritaskan Isu Regional Seperti Rohingya dan Illegal Fishing

“Buruh buruh juga yang menunggu kontainer datang, pasti banyak yang tidak bekerja. Kurang kontainer yang masuk,” jelasnya,”

Olehnya itu, ia meminta kepada pihak pertamina dapat mengatasi kelangkaan solar ditengah masyarakat guna memperlancar distribusi logistik.

Diketahui, antrean panjang kendaraan dan truk kontainer terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Makassar dan sekitarnya, akibat terbatasnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dalam sebulan terakhir. {portalmakassar.com}

fokus berita : #Nurul Hidayat


Kategori Berita Golkar Lainnya