05 November 2019

Berita Golkar - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Christina Aryani dari Fraksi Partai Golkar mengaku mengusung paling tidak empat isu besar yang akan diperjuangkannya di Baleg. Menurutnya, empat isu tersebut harus dikawal dengan baik sebagai bentuk pertangungjawaban kepada para konstituennya.

Politisi muda Partai Golkar ini menyebut isu perempuan dan anak merupakan persoalan pertama yang akan diperjuang. Christina Aryani ingin memastikan pasal-pasal dalam regulasi soal anak dan perempuan tidak bias gender.

Baca Juga: Dorong Dokter Spesialis ke Daerah Terpencil, Hetifah Pikirkan Skema Insentif dan Beasiswa

"Isu pertama ya perempuan dan anak, di Baleg ini saya ingin memastikan akala UU Perempuan dan Anak. Narasi pasal-pasal dari UU itu tidak ada yang bias gender dan yang merugikan anak, perempuan dan kaum marginal gitukan. Itu yang kita harus jaga," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Isu kedua yang juga bakal menjadi fokus politisi muda dari daerah pemilihan DKI Jakarta II ini adalah memperkuat peran generasi muda. Christina Aryani akan memanfaatkan sistem digital dalam memperkuat peran genarasi muda.

"Kedua peran generasi muda karena memang di dapil saya. Salah satunya dan kebanyakan pemilih saya adalah anak muda. Kita harus siapkan platform buat anak muda," ujarnya.

Baca Juga: Adrianus Asia Sidot Akan Perjuangkan Kampus Negeri dan SMK Unggulan Makin Banyak di Kalbar

Dua isu lainnya yang akan diperjuangkan sebagai Anggota Komisi I DPR RI, meliputi perhatian terhadap UU perlindungan pekerja migran dan Diaspora. Menurut dua, sudah saatnya suara buruh migran di luar negeri dan diaspora Indonesia didengarkan pemerintah.

"Lalu itu perlindungan pekerja migran sama diaspora di luar negeri nah suara mereka sudah saatnya untuk lebih di dengar lagi," tutur dia. {akurat.co}

fokus berita : #Christina Aryani


Kategori Berita Golkar Lainnya