06 November 2019

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Pusat telah menyepakati jadwal penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas) partai berlambang pohon beringin itu. Rapimnas Partai Golkar akan akan dilaksanakan pada 14 dan 15 November 2019 Sedangkan Munas Partai Golkar diselenggarakan 4 hingga 6 Desember 2019 di Jakarta 

Direktur LSI Djayadi Hanan memprediksi Airlangga akan unggul atas lawannya dalam Munas Partai Golkar nanti. Peluang Airlangga Hartarto kembali menjabat Ketua Umum Partai Golkar dinilai menguat. Posisi Airlangga yang kini juga menjabat sebagai Menko Perekonomian membuatnya makin di atas angin.

Djayadi bahkan memprediksi Airlangga telah mengantongi restu dari Presiden Joko Widodo. “Itu restu dari Jokowi. Saya kira itu akan dibaca oleh pengurus Golkar secara umum sebagai restu bahwa Pak Airlangga-lah yang lebih dianggap cocok untuk menjadi Ketum Golkar,” ungkap Djayadi pada Selasa (6/11/2019).

Baca Juga: Golkar Memanas Lagi Jelang Munas, Istana Pilih Bamsoet Atau Airlangga? 

Menurut Djayadi, hal ini tentu berbeda jika Jokowi membuat aturan atau kebijakan ketum partai tidak boleh menjadi menteri atau rangkap jabatan. Kalau itu dilakukan Jokowi bisa membuat Airlangga harus mundur dari jabatan Menko Perekonomian. Namun nyatanya justru sebaliknya.

“Tapi sepertinya itu tak mungkin. Kalau punya kebijakan itu, Prabowo Subianto (Ketum Gerindra) juga harus mundur dong, Suharso Monoarfa (Ketum PPP) juga,” ungkap Djayadi.

Sebelumnya, Djayadi menduga Airlangga akan kembali duduk sebagai Ketua Umum Golkar secara aklamasi. Namun melihat perkembangan dengan munculnya kembali nama Bambang Soesatyo sebagai penantang, maka Munas Partai Golkar akan memanas.

“Dugaan saya, sudah ada kesepakatan-kesepakatan secara internal antara faksi Pak Bambang Soesatyo dengan faksi Pak Airlangga Hartarto,” ucap Djayadi.

Baca Juga: Maju Calon Ketum, Indra Bambang Utoyo Ogah Golkar Terbelah Lagi

Djayadi melihat dukungan dari ormas Trikarya kepada Airlangga membuatnya semakin kuat. Terlebih saat ini juga sudah muncul dukungan dari sejumlah DPD II dari berbagai daerah. Dukungan dari daerah itu juga dinyatakan Ketua Bidang Penggalangan Opini dan Media DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily.

Ace mengklaim bahwa Airlangga Hartarto telah mengantongi dukungan sebesar 92 persen suara. "Kami optimistis Pak Airlangga akan memenangkan kembali pemilihan ketum, pada Desember 2019. Setidaknya kami telah mencatat ada 92 persen pemilih suara yang menyatakan dukungan pada Airlangga," ujar Ace.

Sementara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa seluruh Dewan Pimpinan Pusat telah menyepakati jadwal penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas) dilaksanakan 14 dan 15 November 2019 di Jakarta. 

Baca Juga: Jelang Munas, Golkar Putuskan Tak Boleh Ada Reposisi Ketua DPD I dan DPD II

untuk membahas persiapan materi dalam Munas, termasuk soal mekanisme pendaftaran calon ketua umum. "Rapimnas Partai Golkar akan diselenggarakan tanggal 14 dan 15 November. Nah, ini akan mempersiapkan materi-materi dalam Munas," ujar Airlangga saat memberikan keterangan seusai Rapat Pleno di kantor DPP Partai Golkar, Slipi Jakarta Barat, Selasa (5/11/2019) malam.

Adapun Munas Partai Golkar diselenggarakan pada 4 hingga 6 Desember 2019 di Jakarta. Salah satu agendanya yakni pemilihan ketua umum periode 2019-2024. "Kemudian munasnya akan diselenggarakan tanggal 4, 5, dan 6 Desember bertempat di Jakarta," kata Airlangga. Dalam rapat pleno disepakati pula penanggung jawab dan panitia pelaksana kedua acara tersebut.

Baca Juga: Ini Alasan Bamsoet Tak Hadiri Pleno DPP Golkar

Agus Gumiwang Kartasasmita ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pelaksana Rapimnas. Sementara Ibnu Munzir sebagai steering committee dan Heru Dewanto sebagai organizing committee. Untuk acara Munas, disepakati Melchias Markus Mekeng sebagai ketua panitia penyelenggara. Kemudian, Ibnu Munzir sebagai steering committee dan Adies Kadir sebagai ketua panitia pelaksana. {lampung.tribunnews.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Djayadi Hanan #Joko Widodo


Kategori Berita Golkar Lainnya