11 November 2019

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah memperkuat pendidikan Pancasila. Aksi intoleransi dan ekstremisme di Tanah Air disebabkan kurangnya pemahaman terhadap nilai kehidupan bersama yang terkandung dalam Pancasila.

"Pemerintah untuk memasukkan kembali kurikulum mata pelajaran nilai-nilai Pancasila di setiap tingkatan sekolah dari SD, SMP, SMA. Termasuk di perguruan tinggi mata kuliah tentang nilai-nilai Pancasila," kata Bamsoet usai seminar nasional SETARA Institute di Jakarta, Senin, 11 November 2019.

Baca Juga: Dihadiri Bamsoet, Ini 3 Keputusan Penting Hasil Rapim Fraksi Partai Golkar MPR

Menurut Bamsoet, sapaan akrabnya, ancaman radikalisme, kekerasan dan intoleransi saat ini bukan isapan jempol belaka. Aksi ini sudah nyata terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita tidak ingin negara kita terpecah belah, perang saudara, karena itu sejak awal kita harus menumbuhkan kesadaran persatuan," jelas politikus Partai Golkar itu.

Dia juga menekankan upaya menjaga toleransi dan nilai-nilai Pancasila menjadi tugas yang mesti terus dilakukan semua pihak, terutama, MPR. Masalah ini tak boleh dianggap enteng. "Apa yang dilakukan sejak 15 tahun terkahir terus dimasifkan lagi," jelas eks Ketua DPR itu. {www.medcom.id}

 

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya