13 November 2019

Berita Golkar - Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja perdana dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Senayan Jakarta, Rabu (13/112019). 

Anggota Komisi VIII Muhammad Fauzi meminta Kementerian PPPA untuk lebih berani masuk di wilayah teknis. “Jangan hanya berkutat di masalah konseptual semata, tapi harus berani masuk ke ruang-ruang teknis terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar ini.

Menurut Fauzi, kemen PPPA memiliki kaitan yang sangat erat dengan arah republik ke depan. Sebab mengurusi hal yang sangat penting. “Kementerian ini mengurusi, pertama tiang negara yakni perempuan dan kedua generasi pelanjut. Kalau dua ini rusak, mau seperti apa negara ke depan?,” tambah Fauzi.

Baca juga: Muhammad Fauzi Kritisi Kemenag Terkait Banyaknya Kuota Haji Tak Terpakai

Sementara itu, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga dalam pemaparannya menyampaikan terkait rencana program kementeriannya ke depan. Bintang mengatakan, pihaknya juga mendorong pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

“Menyepakati substansi rancangan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual sesuai dengan ketentuan Pasal 71a UU Nomor 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan," ujar Bintang. [kontributor Jakarta]

fokus berita : #Muhammad Fauzi


Kategori Berita Golkar Lainnya