14 November 2019

Berita Golkar - Nurdin Halid adalah politisi Partai Golkar yang baru saja dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia atau Dekopin. Nurdin Halid terpilih menjadi Ketua Dekopin pada acara Musyawarah Nasional Dekopin di Hotel Claro Makassar, Rabu (13/11/2019) malam.

Sebelumnya, Nurdin Halid menjadi calon tunggal Ketua Dekopin dalam munas. Pada pemilihan, dari jumlah pemilik suara terdaftar sebanyak 514 orang, sebanyak 435 suara memilih Nurdin Halid, sisanya memilih abstain.

Usai dilantik, Nurdin mengatakan ada beberapa program yang akan menjadi fokus utamanya selama 100 hari ke depan. Ada yang spesial usai dilantik, Nurdin berjanji akan menginfakkan hartanya sebesar Rp 10 miliar kepada Dekopin, yang salah satu tujuannya untuk membangun kantor Dekopin.

Baca Juga: Idris Laena Nilai Sangat Tepat Nurdin Halid Terpilih Lagi Pimpin Dekopin

"Sebelum saya dilantik, saya sudah berbicara dengan istri saya. Tadi juga kami sudah sepakat untuk menginfakkan minimal Rp 10 miliar ke Dekopin untuk bangun kantor," kata Nurdin disambut tepuk tangan ratusan peserta Munas.

Selain itu, Nurdin juga menjanjikan akan memberi dana stimulan untuk Dekopin Wilayah sebesar Rp10 juta dan Dekopin Daerah sebesar Rp 5 juta. "Jangan dilihat besarnya, tapi ini sebagai komitmen saya sebagai ketua untuk membesarkan Dekopin ke depannya," ucapnya.

Terkait hasil munas yang menepatkan dirinya terpilih secara aklamasi, Menurut Nurdin Dekopin telah mempertontonkan demokrasi elegan. "Sekalipun ada dinamika luar biasa dan riak-riak, kita telah mempertontonkan demokrasi yang elegan. Dalam demokrasi ada etika aturan yang harus dipatuhi. Boleh beda pendapat tapi tak boleh memaksakan kehendak," tegasnya.

"Dekopin rumah kita, tempat kita bernaung mengayomi berbagai program, rumah ini harus dijaga dengan baik, dan tak boleh ada yang mengganggu, jika ada, wajib hukumnya seluruh penghuni melawan pengganggu itu," tutup Nurdin.

Baca Juga: Wamendag Jerry Sambuaga Puji Kepemimpinan Airlangga di Golkar

Dilansir dari wikipedia, Nurdin Halid lahir di Watampone, Sulawesi Selatan, Indonesia, 17 November 1958. Ia adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Ia adalah Ketua Umum PSSI periode 2003—2011 dan pernah menjadi anggota DPR-RI dari Partai Golkar pada tahun 1999—2004.

Kehidupan pribadi

Dari perkawinannya dengan Andi Nurbani, dia memperoleh lima putra dan dua putri. Adiknya, Kadir Halid, adalah manajer tim sepak bola PSM Makassar dan pada bulan Februari 2011 telah dilantik menjadi Ketua PSSI Sulawesi Selatan.

Kisah hidupnya sempat dibagi kepada Tribun Timur. Berikut dikutip dari Tribun Timur tahun 2017: Sosok HAM Nurdin Halid yang saat ini menjadi tokoh koperasi nasional tidak gampang terwujud. Kecintaan cagub Sulsel usungan Golkar kepada dunia koperasi lahir dari masa kecilnya yang terbilang sulit.

Baca Juga: Pengamat Ini Nilai Bila Munas Dipaksakan Aklamasi, Golkar Bakal Pecah Seperti 2014

NH akronim namanya anak kedua dari sebelas bersaudara. Status tersebut menuntutnya menjadi anak yang termasuk dekat dan tahu susahnya kehidupan ekonomi orangtuanya. Ayahnya, HA Halid seorang guru dan Ibunya hanya mengurus rumah tangga.

"Jujur saja, saya tidak bisa lupa bagaimana masa-masa itu. Gaji orangtua selalu hanya bisa menutupi seluruh kebutuhan keluarga selama 15 hari. Jadi tanggal 16 sampai awal bulan berikutnya, keluarga kami hidup dari hutang," kisah NH di sela-sela Haul Tahun Keempat ibundanya, Hj A Haking Petta Nyalla, di Bulu Tempe, Watampone, Selasa (26/9) kemarin.

Ternyata, hutang rutin di pengujung bulan itu bisa leluasa berjalan karena di dekat rumahnya, Kelurahan Apala, Kecamatan Barebbo, ternyata ada koperasi.

"Di koperasi itu, orang kecil seperti keluarga kami tidak pernah dipersulit. Bukan uang yang kami pinjam. Tapi beras, terigu, kopi, gula yang tidak bisa dibeli bisa dihutang. Termasuk rokok karena ayah saya juga perokok berat ketika itu," kenang NH.

Baca Juga: Golkar Prioritaskan Calon Dengan Logistik Kuat di Pilkada 2020

Koperasi selanjutnya menjadi lembaga yang begitu terhormat di mata NH. Kehadiran koperasi di mata keluarga NH seperti perpanjangan tangan Allah swt untuk selalu memudahkan kebutuhan orang-orang kecil. Selalu bisa membantu orang banyak dan orang susah.

Sejak itu, terbangun ikatan emosional NH dengan koperasi. "Inilah ilham hingga saya geluti koperasi sampai saat ini. Koperasi harus diperbanyak karena tujuannya jelas untuk membantu ekonomi masyarakat," ujar NH.

Terjun di dunia koperasi dilakoni total Ketua Harian DPP Golkar ini. Semua harapannya tentang dunia koperasi akhirnya terwujud. NH saat ini masih dipercaya sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia.

Juga pernah didapuk menjadi wakil presiden koperasi asia Pasifik. Organisasi ini beranggotakan 69 negara dan berkantor di New Delhi, India. Presidennya saat ini asal Korea. "Saya memang sangat mencintai dunia koperasi ini," terangnya. 

Baca Juga: Demi Rakyat, Bamsoet Desak Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Tidak Naik

Sebagai Ketua PSSI

Nurdin terpilih sebagai Ketua PSSI pada tahun 2003. Ia dikenal sebagai ketua PSSI yang kontroversial. Dia menjalankan organisasi dari balik terali besi penjara, mengumumkan ide menaturalisasikan pemain asing, menambah jumlah peserta Liga Indonesia tiap tahun sehingga tidak ada klub yang terdegradasi.

Nurdin Halid juga yang menentang penghentian pengucuran dana APBD untuk klub, dan mengurangi sanksi Persebaya yang sebelumnya terlibat kerusuhan pertandingan secara besar-besaran (dari larangan main di kandang selama dua tahun menjadi hanya larangan sebanyak 3 kali pertandingan kandang) saat menjadi Ketum PSSI.

Status Hukum

Pada 13 Agustus 2007, Ia kembali divonis dua tahun penjara akibat tindak pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng. Berdasarkan standar statuta FIFA, seorang pelaku kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepak bola nasional.

Baca Juga: Aziz Syamsuddin Ajak Semua Pihak Berperan Aktif Berantas Terorisme

Karena alasan tersebut, Nurdin didesak untuk mundur dari berbagai pihak Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI saat itu), Ketua KONI, dan bahkan FIFA menekan Nurdin untuk mundur. FIFA bahkan mengancam untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI jika tidak diselenggarakan pemilihan ulang ketua umum.

Akan tetapi Nurdin bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya sebagai ketua PSSI, dan tetap menjalankan kepemimpinan PSSI dari balik jeruji penjara.

Agar tidak melanggar statuta PSSI, statuta mengenai ketua umum yang sebelumnya berbunyi "harus tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal" (bahasa Inggris: “They..., must not have been previously found guilty of a criminal offense....") diubah dengan menghapuskan kata "pernah" (bahasa Inggris: "have been previously") sehingga artinya menjadi "harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal" (bahasa Inggris: "... must not found guilty of a criminal offense...").

Setelah masa tahanannya selesai, Nurdin kembali menjabat sebagai ketua PSSI.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Tak Masalah Erick Thohir ajak Ahok Jadi Direksi BUMN

Politisasi PSSI

Pada deklarasi calon gubernur Sulawesi Tenggara dari Partai Golkar, Nurdin Halid mengklaim 'sukses' tim nasional Indonesia pada Piala Suzuki AFF 2010 adalah karya Partai Golkar. Hal ini bertentangan dengan Statuta FIFA yang melarang keras politisasi sepak bola.

Pernyataan tersebut dikecam oleh beberapa pihak, termasuk Sekretaris PSSI dan Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung.

Kasus Hukum

Pada tanggal 16 Juli 2004, dia ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam distribusi minyak goreng. Hampir setahun kemudian pada tanggal 16 Juni 2005, dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan.

Putusan ini lalu dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007 yang memvonis Nurdin dua tahun penjara. Ia kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 Desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum.

Baca Juga: Zainudin Amali Tegaskan Pentingnya Beasiswa dan Kartu Prakerja Jadi Bekal Awal Pemuda

Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Agustus 2005. Tanggal 17 Agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Kuasai Suara Pemilih, Nurdin Halid Kembali Pimpin Dekopin

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Halid (NH), terpilih lagi sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) periode 2019-2024 mendatang. Ini merupakan kali ketiga mantan calon Gubernur Sulsel tersebut memimpin Dekopin secara berturut-turut.

Selain NH, sejumlah pengurus Dekopin juga telah ditetapkan sebagai Dewan Pengawas Dekopin. NH akronim namanya terpilih melalui voting di Hotel Grand Claro, Jl AP Pettarani, Makassar malam. Dari 514 pemilik hak suara, NH mendapatkan 435 suara.

Baca Juga: Rebutan Jabatan Sekretaris, Pengurus Golkar Kabupaten Bekasi Belum Juga Disahkan

Pemilihan sempat alot karena sejumlah pemilik suara memilih meninggalkan ruang karena tidak menerima adanya perubahan aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) tentang perpanjangan masa jabatan ketua umum.

Diketahui, AD/ART lama, ketua umum hanya dapat menjabat dua periode. Namun setelah adanya perubahan AD/ART baru, maka secara otomatis Nurdin bisa menjadi ketua umum tiga periode. Hingga pukul 21.00 wita, Munas Dekopin masih berlangsung dengan agenda penyampaian pesan-pesan Ketua Umum dan Ketua Dewan Pengawas Dekopin.

Bertemu 75 Menit, Nurdin Halid Undang Syahrul YL Hadiri Munas Dekopin di Makassar.  Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid, mengundang Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin di Makassar, 11-14 November 2019 pekan depan.

Undangan Dekopin itu, disampaikan langsung NH, saat bertandang ke Rumah Dinas Menteri Pertanian di Kompleks Widya Chandra V, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (3/11/2019) malam. "Lama, Habis Magrib sampai setelah Isya, 75 menitlah, mereka hanya bertemu berdua di dalam," kata Syamsuddin Umar, sahabat Syahrul dan NH melalui telepon.

Baca Juga: Dharma Oratmangun Sebut Bamsoet Orang Baik, Tapi Airlangga Lebih Tepat Pimpin Golkar

M Hatta salah seorang staf khusus Syahrul yang ikut menyaksikan pertemuan itu, menggambarkan pertemuan itu diselingi tawa, bisik-bisik, dan pembicaraan serius. Nurdin Halid resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) pada acara Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin, di Hotel Claro, Makassar, Rabu (13/11/2019) malam.

Target Program 100 Hari Nurdin Halid

Nurdin Halid resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) pada acara Musyawarah Nasional (Munas) Dekopin, di Hotel Claro, Makassar, Rabu (13/11/2019) malam.

Sebelumnya, Nurdin Halid menjadi calon tunggal Ketua Dekopin dalam munas. Pada pemilihan, dari jumlah pemilik suara terdaftar sebanyak 514 orang, sebanyak 435 suara memilih Nurdin Halid, sisanya memilih abstain.

Usai dilantik, Nurdin mengatakan ada beberapa program yang akan menjadi fokus utamanya selama 100 hari ke depan. Program pertama, Ia akan menyelesaikan struktur kepengurusannya paling lambat tiga bulan ke depan.

Baca Juga: Golkar Buka Pendaftaran Balon Bupati dan Wabup Minsel

"Dalam 100 hari, pertama saya akan selesaikan kepengurusan dulu. Sebagai ketua formatur say harap bisa elesaikan paling lambat tiga bulan ke depan," kata Nurdin.

Setelah itu, Nurdin akan melakukan konsolidasi di tingkat pengurus Dekopin Wilayah dan Daerah untuk melakukan musda dan muswil. "Setelah itu saya akan konsolidasi ke tingkat Dekopinwil dan Dekopinda, untuk segera muswil dan musda," terangnya.

Hal lain yang menjadi fokus Murdin di periode ketiganya ini adalah pengesahan anggaran dasar Dekopin, serta penetapan Undang-undang Koperasi. "Kami akan fokus pengesahan Anggaran Dasar dan juga Undang-undang Koperasi, itu jadi prioritas saya bersama pengurus ke depan," ujarnya.

Hal lain yang dibeberkan Nurdin adalah, Ia akan menempatkan minimal 60 persen milenial sebagai pengurus Dekopin lima tahun ke depan. "Saya akan menempatkan 60 persen kaum milenial, sisanya 55 tahun ke atas. Mengapa demikian, krena masa depan Dekopin ada di tangan milenial," pungkasnya.

Baca Juga: Fadhly Alimin Tuding Ada Oknum Suruhan Istana Bermain di Munas Golkar

Data Diri:

Nama: Nurdin Halid

Instagram: @nh_nurdinhalid

Lahir: 17 November 1958

Tempat Lahir: Watampone, Sulawesi Selatan, Indonesia

Partai politik: Golkar

Keluarga:

Pasangan: Andi Nurbani

Anak: Andi Nurhilda Daramata Asiah Indasari

Orang Tua:

Andi Haking Halid Petta Nyallla

Andi Abdul Halid

Baca Juga: Golkar Prioritaskan Calon Dengan Logistik Kuat di Pilkada 2020

Saudara:

Kadir Halid

Rahman Halid

Abdul Waris Halid

Syamsiar Halid

Natsir Halid

Nursyam Halid

Abdul Aziz Halid

Nursyamsi Halid

Muhammad Aras Halid

Buku:

Suara Golkar, suara rakyat 2016

Koperasi pilar negara: membangun karakter bangsa, mewujudkan negara kesejahteraan, dan lestarinya ekosistem NKRI 2014

Membangun sepakbola Indonesia modern: menuju industri sepakbola dan pentas dunia 2009

Baca Juga: Pengamat Ini Nilai Selama Pimpin Golkar Airlangga Hartarto Minim Prestasi

RIWAYAT PENDIDIKAN

1964-1970 SD Negeri Apala watampone

1971-1973 SMEP Negeri Watampone

1974-1976 SMEA Negeri Watampone

1977-1982 IKIP Makassar (Jurusan Ekonomi perusahaan)

KARIR ORGANISASI

1983-1985 Pengurus KNPI Tingkat 1 Sulsel

1984-1987 Pengurus KNPI Tingkat 1 Sulsel

1985-1989 Pengurus AMPI Tingkat 1 Sulsel

1988-1991 Pengurus Golkar Tingkat 1 Sulsel

1988-1993 Pengurus Golkar kabupaten sidrap

1989-1994 Pengurus AMPI Tingkat 1 Sulsel

1992 Pengurus ASPEMTI pusat

1993-1994 Pengurus persatuan penggilingan padi (perbadi) Sulawesi

1994-1998 Pengurus KADIN sulsel

1996-1998 Pengurus Golkar tingkat 1 sulsel

1995-1996 Meneger PSM Makassar

1995-1996 Pengurus REI sulsel

1996-1998 Anggota majelis pemuda indonesia

Baca Juga: Kunjungi Menparekraf Wishnutama, Tantowi Yahya Paparkan Konsep One Pacific Destination

1994-1999 Ketua DPD I AMPI sulsel, komisaris daerah PSSI sulsel

1997-2002 DPD Pemuda Panca Marga

1999-2004 Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia

2009-2014 Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia

2009-2014 President Asean Cooperative Organization (ACO)

2009-2014 Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi

2014-2015 Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Organisasi

2012-2016 Vice President International Cooperative Alliance (ICA) Asia Pasifik

2016-…. Anggota Komite Eksekutif ICA Asia Pasifik

2016-…. Ketua Harian Partai Golkar

2016-…. Anggota Dewan Pembina PBSI

RIWAYAT KERJA

1983-1985 Meneger PPK Kabupaten Gowa

1985-1987 Meneger PPK kabupaten sidrap

1987-1988 Kepala Perwakilan Puskud Hasanuddin Sulsel Kabupaten Pinrang

1988-1991 Kepala Perwakilan Puskud Hasanuddin Sulsel Kabupaten Sidrap

1992-1997 Dirut Puskud Hassanuddin Sulsel

1998 Komisaris PT Yudhistira Garo Batara Sakti

1998 Ketua Umum Koperasi Distribusi Indonesian (KDI)

1998 Ketua Umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud)

1999-2004 Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PSSI

1999-2004 Anggota DPR/MPR RI 1998-1999 Dan 1999-2004

2005-2011 Komite Tetap Asian Football Confederation

2003-2011 Ketua Umum PSSI

Baca Juga: Jelang Munas Golkar, Nurdin Halid Sebut Saling Sikut Saling Klaim Itu Normal

PRESTASI DI BIDANG OLAHRAGA

PSM Makassar

Mengantar PSM Makassar ke final Liga Indonesia musim 1995/1996
Mengantar PSM Makassar ke babak semifinal Liga Indonesia musim 1996/1997
Mengantar PSM Makassar juara Liga Indonesia musim 2000/2001
Mengantar PSM Makassar juara Liga Indonesia musim 1999/2000
Meloloskan PSM Makassar ke babak 8 besar Liga Champions Asia
Sukses meloloskan Kota Makassar sebagai tuan rumah babak 8 Besar Liga Champions Asia.
Mengantar PSM merebut gelar juara Piala Ho Chi Minh City, Piala Pardede, Piala Jenderal M Yusuf (tahun 2000), runner-up Piala Bangabandhu, Bangladesh (1996)

PSSI

Mengantar tim nasional Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2000
Mengantar tim nasional Indonesia juara Piala Kemerdekaan 2001
Mengantar tim nasional Indonesia meraih gelar juara Piala Ho Chi Minh City 2001
Mengantar tim nasional Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2004
Mengantar timnas sepakbola menjuarai Piala Kemerdekaan 2006
Mengantar tim nasional Futsal menjuarai Piala ASEAN (AFF Cup) 2009
Meloloskan Indonesia menjadi tuan rumah putaran final Piala Asia 2007
Mengantar timnas sepakbola ke final Piala AFF tahun 2010

PENGHARGAAN

ASEAN Development Award tahun 1996
Bakti Koperasi tahun 1997
Penghargaan Medali AFC (AFC Medal) tahun 2007 {makassar.tribunnews.com}

fokus berita : #Nurdin Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya