15 November 2019

Berita Golkar - Airlangga Hartarto sudah mendeklarasikan akan maju sebagai calon ketua umum pada Munas yang akan digelar 3-6 Desember 2019 di Jakarta. Penantangnya kemungkinan besar adalah Bambang Soesatyo yang saat ini menjabat Ketua MPR.

Wakorbid Kepartaian Golkar Darul Siska mengatakan ke depan kader Golkar butuh pemimpin yang cukup waktu mengurus partai, bisa merangkul semua faksi yang ada di internal, kemudian mampu berkomunikasi secara baik dengan pengurus di daerah, organisasi sayap partai dan seluruh kader serta ingin adanya kaderisasi.

Baca Juga: Andi Sinulingga Klaim Bamsoet Kantongi 383 Dari 560 Suara di Munas Golkar

"Kami butuh pemimpin yang sungguh-sungguh mengurus partai," kata Darul kepada wartawan, Jumat (15/11). Menurut Darul, baik Airlangga maupun Bamsoet adalah kader yang Golkar membanggakan. Kader ingin keduanya sukses memimpin lembaga masing-masing, tetapi juga bisa membagi waktu untuk mengurus partai.

Loyalis Bamsoet itu menilai Airlangga akan kesulitan mengurus partai kalau kembali menjadi ketua umum karena posisinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Menurut dia, ada baiknya Airlangga fokus di kabinet agar tidak mengecewakan Presiden Joko Widodo.

"Kami ingin Pak Airlangga sukses sebagai menteri, apalagi dia andalan di perekonomian. Dia harus fokus di kementerian agar tidak mengecewakan. Karena menteri adalah pembantu presiden, maka waktunya akan mengikuti presiden," tegas Darul.

Baca Juga: Bamsoet Nilai Masih Ada 514 Suara DPD II Yang Belum Didengar di Rapimnas Golkar

Ketua MPR Bisa Atur Kegiatan Sendiri

Sedangkan Bamsoet, lanjut Darul, lebih akan bisa fokus mengurus partai karena dengan jabatan sebagai Ketua MPR ia bisa mengatur kegiatannya sendiri.

"Kalau MPR kan lebih banyak kegiatan rapat. Berbeda dengan menteri yang jadwalnya ikut presiden. Kalau presiden manggil, menteri harus bisa," kata Darul.

Airlangga dan Bamsoet sama-sama yakin mendapat dukungan menjadi ketua umum. Airlangga mengklaim mendapat dukungan dari pimpinan daerah yang mengikuti Rapimnas di Jakarta.

Bambang Soesatyo menanggapi klaim Airlangga dengan optimis. Menurutnya, Rapimnas hanya mewakili 34 suara. "Masih ada 514 suara dewan pimpinan daerah tingkat II," kata Bamsoet. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Darul Siska #Bambang Soesatyo #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya