16 November 2019

Berita Golkar - Berdasarkan hasil Rapimnas, Partai Golkar akan memprioritaskan Ketua DPD I dan II untuk maju dalam Pilkada serentak 2020. Tapi dengan syarat punya elektabilitas tinggi. “Partai Golkar memberi prioritas untuk ketua-ketua DPD tingkat I, tingkat II yang mempunyai elektabilitas untuk diusung dalam pilkada,” kata Ketua Umum Airlangga Hartarto, Sabtu (16/11).

Untuk itu, Airlangga meminta, seluruh jajaran pengurus Golkar di tingkat provinsi ataupun kabupaten/kota membantu dan mendorong kader masing-masing untuk memenangi pilkada.

Pasalnya, ada 270 daerah yang akan menyelanggarakan pilkada serentak sehingga perlu penyiapan strategi untuk memenangi kompetisi itu. “Kita (DPP) tidak akan memberatkan kader sendiri. Tidak ada mahar-maharan,” tegasnya.

Baca Juga: Akbar Tandjung Minta Serahkan Penentuan Ketum Golkar Ke Mekanisme Munas

Menko Perekonomian itu juga menambahkan, Partai Golkar juga telah menjalankan fungsi kaderisasi dan regenerasi dengan memberikan kesempatan bagi generasi muda menjadi penerus partai amat penting untuk dilakukan. “Kita harus mendorong kaderisasi dan legitimasi. Kaum muda semakin berperan penting, bukan hanya di pemilu, malainkan untuk dinamika kebijakan ke depan,” ujarnya.

Kondisi tersebut dibuktikan dari 10 anggota DPR termuda, tiga orang ialah kader Golkar. Hal itu wujud komitmen partai beringin untuk regenerasi kader. “Di masa mendatang, kita harus mendorong kader muda. Salah satu yang disampaikan Presiden, yakni merekrut kader milenial,” tuturnya.

Sementara itu, politikus Golkar yang juga Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menyebut Fraksi Golkar DPR sedang mengkaji wacana tentang sistem pilkada.

Baca Juga: Maju Wakil Walikota Manado, Enda UNGU Daftar Di Partai Golkar

 

Hal itu dilakukan dengan menimbang faktor budaya, ekonomi, dan politik melalui berbagai masukan dari kalangan intelektual dan tokoh masyarakat. “Tentu fraksi meminta waktu untuk mengkaji dari kalangan intelektual, kalangan masyarakat. Dari segi semua faktor. Nanti kita akan lihat,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia menuturkan tidak ada catatan khusus mengenai tahapan pilkada serentak yang sudah dan sedang dilakukan. Proses tersebut diserahkan sepenuhnya kepada anggota fraksi yang bertugas di Komisi II DPR. {rmco.id}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Aziz Syamsuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya