18 November 2019

Berita Golkar - Politikus Golkar Muhammad Misbakhun mengkritik capaian penerimaan segala jenis pajak pemerintah tahun ini. Sebab, target yang direncanakan dengan realisasi capaian meleset jauh. Bahkan, dia mencatat selama lima tahun belakangan, ketidak sesuaian capaian itu bisa menembus Rp 1000 triliun.

Hal itu dia ungkapkan dalam akun twitternya @MMisbakhun Senin sore (18/11/2019). Dalam ciutannya dia mengatakan, Per tanggal 11 November 2019, penerimaan semua jenis pajak baru mencapai 66,85 persen atau Rp 1.054 triliun dari total target semua jenis pajak Rp 1.577 triliun pada 2019.

Baca Juga: Kosgoro 1957 Siap Jadi Tulang Punggung Golkar dan Bangsa Indonesia

“Selama 2015-2018, pemerintah tidak pernah mencapai target penerimaan pajak, bila diakumulasikan jumlahnya Rp 739 triliun,” katanya dalam akun twitternya.

Pemerintah, kata dia, seharusnya tidak mengulangi pendekatan yang monoton dalam menanggulangi melesetnya target pajak. Pendekatan yang monoton yang dimaksud politikus Golkar itu yakni intensifikasi ataupun penerbitan surat hutang negara.

“Padahal, dunia usaha saat ini sedang mengalami pergerakan yang lambat dan konstraksi cukup hebat akibat ketidakpastian ekonomi global. Pemerintah seharusnya mampu menganalisa risiko perlambatan ekonomi dan meningkatkan penerimaan pajak yang menjadi tulang punggung negara Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Bamsoet Ungkap 5 Wacana Yang Berkembang Terkait Amandemen UUD 1945

Dia menambahkan, dalam situasi ekonomi global yang lesu, pemerintah sejatinya tidak boleh pasrah. Pemerintah, kata dia, harus mempersiapkan diri dengan baik agar Indonesia mampu bertahan dan memanfaatkan peluang yang ada.

“Karena situasi ekonomi regional global sejatinya berada di luar jangkauan dan kontrol petugas pajak, pemerintah harus mampu merumuskan kebijakan yang adaptif dan sesuai perkembangan zaman untuk peningkatan pajak,’ ungkapnya. {indopolitika.com}

fokus berita : #Misbakhun


Kategori Berita Golkar Lainnya