19 November 2019

Berita Golkar - Partai Golkar ternyata telah merekomendasikan Ketua DPD II Golkar Sibolga Jamil Zeb Tumori menjadi Balon Wali Kota Sibolga untuk periode 2020-2025. Keputusan tersebut sesuai dengan hasil rapat pleno dan Rapimnas yang digelar beberapa waktu lalu.

Dimana, Golkar akan lebih mengutamakan Ketua DPD dan kader murni, diusung maju menjadi Balon kepala daerah. Hal tersebut dikatakan Sangkot Sirait yang merupakan Sekretaris Pilkada Sumut saat ditemui di kantor DPD II Golkar Sibolga, Selasa (19/11/2019).

“Banyak kader partai Golkar di Sibolga ini yang sangat pantas, ada Jamil selaku ketua partai yang sudah direkomendasikan melalui hasil rapat pleno,” kata Sangkot.

Baca Juga: Songsong Munas Golkar, Pontjo Sutowo Pastikan FKPPI Solid Menangkan Kadernya

Selain Jamil, masih ada beberapa kader murni Golkar lainnya yang disebut-sebut pantas mendapat dukungan Golkar maju sebagai Balon Wali Kota Sibolga. “Ada Jamaluddin Pohan, ketua dewan penasehat, Bahdin Nur, dewan pakar Provinsi Sumut. Ada Darwin Pohan, juga kader Golkar,” ungkapnya.

Meski dari hasil rapat pleno partai memutuskan untuk mengutamakan kader partai murni yang akan diusung sebagai Balon Wali Kota Sibolga, Sangkot menyebut tidak tertutup kemungkinan Partai berlambang pohon beringin tersebut akan mengusung Balon Wali Kota dari luar kader.

“Bagi partai Golkar sudah menjadi komitmen. Kemarin sudah kita lakukan melaui tahapan-tahapan pleno di seluruh kabupaten/kota, bahwa untuk pilkada tahun 2020, kita akan mengutamakan dan mencari kader partai Golkar yang murni, diusung menjadi walikota, wakil walikota, bupati ataupun wakil bupati," ucapnya. 

Baca Juga: Golkar-Gerindra Koalisi, Paruntu-Warouw Tantang Dondokambey-Kandouw di Pilgub Sulut

"Sejalan juga dengan hasil keputusan Rapimnas partai golkar yang kita laksanakan pada tanggal 18 November 2019. Namun demikian, tidak tertutup juga kemungkinan, karena calon-calon kepala daerah itu adalah calon pemimpin yang akan membangun dan membesarkan daerah, bukan hanya partai Golkar."

"Sehingga tidak tertutup kemungkinan, jika seandainya di suatu daerah ada kesepakatan dengan kader-kader partai yang kemungkinan tidak harus kader murni partai golkar. Misalnya, calon walikotanya dari partai lain, calon wakil walikotanya dari partai golkar. Tetap konsepnya, partai golkar itu ingin ada kader murni yang kita usung menjadi walikota maupun wakil walikota di pilkada 2020,” tandasnya.

Tak hanya itu, sekilas Sangkot juga menjelaskan tahapan-tahapan penjaringan yang akan dilakukan oleh Golkar dari tingkat DPD II, DPD I hingga DPP. Dimana, keputusan final ada di tangan DPP menurut hasil survei yang dilakukan oleh lembaga survei yang dihunjuk partai.

Baca Juga: Obyektif Lihat Partai Terpuruk, Ratusan DPD II Dukung Bamsoet Pimpin Golkar

 

“Di dalam tahapan kita tetap akan melakukan survei. Di bulan Desember itu, sesudah nanti penutupan pendaftaran tanggal 25, tahapannya adalah melakukan rapat pleno diperluas di kabupaten/kota memutuskan calon-calon yang mendaftar, kemudian dikirim ke provinsi. Nah, di provinsi secara kolektif di 23 kabupaten/kota akan melakukan survei pada bakal calon yang mendaftar."

"Sehingga, hasil-hasil survei. Yang kedua, nanti ada proper test, yang kita yakini mampu untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat di kabupaten/kota,” tukasnya.

Minimal DPD II akan mengusulkan 5 nama ke DPD I Sumut. Kemudian, DPD I Sumut akan mengusulkan minimal 3 nama ke DPP. “Sesuai dengan juklak nomor 6 itu, kabupaten/kota akan mengusulkan minimal 5 nama calon, maksimal 10 ke provinsi. Kemudian, provinsi minimal mengusulkan 3 maksimal 5 ke DPP,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Nama-Nama Kader Golkar Yang daftar di Pilkada Serentak se-Kepri

 

Berhubung partai Golkar hanya punya 3 kursi di DPRD Sibolga, sehingga butuh dukungan 1 partai lagi untuk dapat mengusung 1 nama Balon Wali Kota, Sangkot menyebut kalau pihaknya telah melakukan komunikasi politik dengan beberapa partai lainnya, yang memiliki kursi di DPRD Sibolga.

“Kita terbuka untuk seluruh partai yang ada untuk sama-sama membangun Kota Sibolga. Makanya tadi dalam diskusi kita dengan kawan-kawan saya sudah sampaikan kalau mau melakukan komunikasi lintas partai, silahkan. Sudah banyak kita lakukan komunikasi dengan partai lain PDI-P, PBB, Gerindra, PKS dan Perindo. Bahkan dengan NasDem sendiri, sudah,” tandasnya. {faseberita.id}

fokus berita : #Jamil Zeb Tumori #Sangkot Sirait


Kategori Berita Golkar Lainnya