20 November 2019

Berita Golkar - Satu per satu alasan Bambang Soesatyo mengakhiri 'gencatan senjata' dengan Airlangga Hartarto terungkap. Setelah pendukung tak dapat tempat di AKD DPR, rupanya para loyalisnya juga tak dapat tempat di kepanitiaan Munas Golkar awal Desember nanti.

Ketua Tim Sukses Bamsoet, Ahmadi Noor Supit, mengungkapkan, hal itu yang menjadi kesepakatan Airlangga dan Bamsoet batal. Sebelumnya, keduanya sepakat 'cooling down' hingga akhirnya Bamsoet dapat kursi Ketua MPR.

"Ada persyaratan dari sebuah komitmen dilanggar, komitmen jadi tak berlaku, nggak boleh dong sepihak, harus dua-duanya gentle, kalo ada persyaratan peryaratannnya harus dipenuhi dua-duanya," kata Ahmadi Noor Supit di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Baca Juga: Paksakan Aklamasi di Munas, Mahyudin Sebut Kader Bisa Marah

"Persyaratan yang diajukan BS (Bamsoet) tidak satupun yang dilaksanakan, itu adalah wanprestasilah kalau dalam bisnis," ucapnya.

AKD DPR dan Panitia Munas

Kemudian, Supit menyebut, ada kesepakatan dalam bentuk komitmen yang telah diajukan kubu Bamsoet kepada kubu Airlangga. Namun, persyaratan itu tidak dilaksanakan.

Salah satunya mengenai kepanitiaan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) untuk dilakukan secara bersama-sama dari kedua pendukung. Namun, ada 91 nama dari kubu Bamsoet yang dicoret dalam kepanitiaan sebagai Steering Committee (SC) dan/Organizing Committee (OC).

Baca Juga: MS Hidayat, Marzuki Darusman Hingga Ponco Sutowo Dukung Bamsoet Jadi Ketum Golkar

"Tapi semua itu dilanggar dengan cara-cara yang otoriter. Nah inilah yang membuat semua teman-teman yang merasa ditekan, masih ada tekan-menekan, masih ada seperti itu," katanya.

Supit juga mengonfirmasi adanya posisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sebagai salah satu syarat yang juga dilanggar kubu Airlangga. Yaitu kesepakatan anggota DPR yang sudah mengisi jabatan di AKD dijanjikan duduk kembali diposisi tersebut.

"Selain itu ada lagi, tapi saya secara moral tidak ingin membuka semuanya tetapi minimal itulah, hal-hal kecil saja seperti itu, fakta itu yang bisa dilihat dan dibuktikan," tandasnya. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Ahmadi Noor Supit #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya