26 November 2019

Berita Golkar - Dua Srikandi Partai Golkar Bukittinggi, Hj. Mimi Murni dan Vina Kumala siap menjadi Walikota Bukittinggi Periode 2020-2024.

Kesiapan ke dua Srikiandi Golkar itu dibuktikannya dengan  mendaftarkan diri sebagai Bakal calon Walikota Bukittinggi periode 2020-2024 secara resmi ke partai Golkar Bukittinggi pada saat pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi dari Partai Golkar di buka, Senin (25/11).

Senin (25/11) merupakan hari pertama Pembukaan pendaf taran Bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi periode 2020-2024 dari partai Golkar. Di hari pertama pembukaan langsung 5 orang Bakal Calon Walikota Bukittinggi secara bersamaan mendaftar ke Partai Golkar.

Masing-masingnya, H.Trismon (Politisi Golkar), H.Mar tias Tanjung (Politisi partai Garuda), Hj.Mimi Murni (Pelaku UMKM/ Politisi Golkar), Rismaidi (Politisi PPP) dan Vina Kumala (Politisi Golkar). Kelimanya langsung diterima Tim Penerimaan Pendaftaran Kepala Daerah Partai Golkar Bukittinggi yang diketuai Muhammad Hidayat.

Baca Juga: Ketua Perindo Badung Wayan Sukses Gabung ke Golkar

H.Trismon selaku Ketua Dewan Penasehat partai Golkar Bukit tinggi dan juga Bakal Calon Walikota Bukittinggi yang pertama mendaf tar ke Partai Golkar pada kesempatan itu mengatakan, Partai Golkar punya Komitmen, calon yang akan diusung yang memiliki Ektabilitas tinggi dan maju untuk menang.

"Partai Golkar tidak saja mengutamakan kader, tetapi juga membuka peluang kepada masyarakat Bukittinggi yang punya keinginan dan kemampuan untuk menjadi Walikota atau pun Wakil walikota Bukittinggi," kata Trismon.

"Kemudian, untuk menentukan siapa bakal calon Walikota atau pun wakil walikota yang diajukan DPD Partai Golkar ke DPD dan DPP Partai Golkar, selain melihat hasil Survey juga meminta saran dan pen dapat dari masyarakat kota Bukittinggi. Sebab Golkar memiliki Motto “Suara Golkar Suara rakyat dan Suara rakyat Suara Golkar," kata H.Trismon menambahkan.

Baca Juga: Ridwan Bae Pertanyakan Besarnya Gaji Komisaris Pertamina Yang Tembus Rp3,2 Miliar Sebulan

Nantinya semua bakal calon walikota dan wakil walikota yang mendaftar akan diundang untuk menyampaikan pokok-pokok pikirannya tentang Bukittinggi.

Sementara itu, H.Martias Tanjung maupun Rismaidi sama sama mengucapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Partai Golkar, teru tama Tim Penjaringan dan Pendaftaran Bakal Calon Kepala daerah periode 2020-2024 untuk Kota Bukittinggi dari partai Golkar yang telah menerima pendaftarannya.

"Terlepas dari dapat Rekomendasi atau tidaknya dari Partai Golkar, yang penting mendaftar ke Partai Golkar yang merupakan Mbahnya partai Politik yang telah banyak melahirkan para Pemimpin di daerah serta memiliki komitmen yang jelas. Untuk itulah kami  mendaftar ke Partai Golkar untuk menjadi pemimpin di Kota Bukittinggi," ujar Martias Tanjung secara terpisah.

Ketua Tim Penerimaan Pendaftaran Kepala Daerah Partai Golkar Bukittinggi Muhammad Hidayat, menyebutkan untuk hari pertama pembukaan pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah periode 2020-2024 untuk kota Bukittinggi sebanyak 5 orang.

Baca Juga: Nyali Bamsoet Maju Caketum Golkar, Sinyal Positif Demokrasi di Internal Partai

Mereka masing masing nya H.Trismon (Politisi partai Golkar). H.Martias Tanjung (Politisi Partai Garuda), Hj.Mimi Murni (Pelaku UMKM/Politisi Partai Golkar), Rismaidi (Politisi PPP) dan Vina Kumala (Politisi Partai Golkar). Menjelang penutupan Pendaftaran di akhir bulan ini,tentu diharapkan Bakal Calon walikota dan wakil walikota akan banyak lagi mendaftar,harap Muhammad Hidayat.

Kemudian, Muhammad Hidayat juga mengapresiasi dua kader perempuan Partai Golkar yang mendaftar menjadi bakal Calon Walikota Bukittinggi. "Dan ini merupakan sejarah baru di kota Bukittinggi ada nya kaum Perempuan yang memberanikan diri untuk maju sebagai Walikota Bukittinggi," Ujar Muhammad  Hidayat.

Hj. Mimi Murni pelaku UMKM dan juga Politisi Partai Golkar yang menyatakan maju sebagai bakal calon walikota Bukittinggi periode 2020-2024 menyebutkan di Sumatera Barat ini sangatlah langka adanya kaum perempuan maju sebagai Kepala Daerah.

Baca Juga: Ace Hasan Pertanyakan SKB Menteri Terkait Radikalisme ASN

 

Sementara jabatan Kepala Daerah itu merupakan jabatan Politis yang harus diduduki oleh orang-orang politisi. "Sekarang betapa banyaknya politisi perempuan yang duduk di parlemen. Kenapa takut untuk maju sebagai kepala daerah," kata Hj.Mimi Murni.

Dikatakan Hj.Mimi Murni, ia berani maju sebagai walikota Bukittinggi, disamping ingin mengisi jabatan walikota itu oleh orang Politisi, terutama dari kaum perempuan, juga untuk memperjuangkan nasib rakyat kecil, terutama kaum perempuan yang selama ini hak perempuan sedikit terabaikan.

"Dan juga ingin mengembangkan UMKM kearah yang lebih baik lagi, karena pelaku UMKM pada umumnya dari kaum perempuan," kata Hj.Mimi Murni. {www.dekadepos.com}

fokus berita : #H. Trismon #Hj. Mimi Murni #Muhammad Hidayat


Kategori Berita Golkar Lainnya