26 November 2019

Berita Golkar - Anggota Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, bahwasanya masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan oleh pemerintah terkait dengan dunia pendidikan, khususnya nasib para guru.

Selain persoalan kesejahteraan, politikus Partai Golkar itu juga menyoroti kekurangan jumlah guru. Menurut Hetifah, saat ini Indonesia kekurangan 900 ribu guru Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Guru yang sebenarnya masih kekurangan, kita masih kekurangan 900.000 guru  ASN atau PNS, itu sebabnya masih banyak guru honorer," kata Hetifah dalam diakuai dengan topik "UU No. 14/2005 Sejahterakan Guru?" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Pusat, Selasa (26/11/2019).

Baca Juga: Mendikbud Jangan Banyak Janji, Andi Rio Idris Minta Masalah Guru Honorer Dituntaskan

Oleh karenanya, ia meminta kepada pemerintah untuk membuka ruang bagi guru honorer menjadi PNS. "Jadi kalau sekarang kita menutup kesempatan untuk guru itu sebenarnya berarti kita juga masih menghadapi problem,  Karena Guru itu kunci di dalam pendidikan," tandasnya.

Persoalan lain, kata dia, mengenai pemerataan guru. Oleh karenanya, kata dia, apabila sistem zonasi diterapkan maka akan mengatasi masalah pemerataan pengajar. "ini makanya program zonasi guru sedang dilakukan," tandasnya.

"Itulah mungkin beberapa faktor-faktor yang menurut pendapat saya masih menjadi masalah yang mungkin perlu diselesaikan oleh pemerintah yang baru," tambah Hetifah. {akurat.co}

fokus berita : #Hetifah Sjaifudian


Kategori Berita Golkar Lainnya