30 November 2019

Berita Golkar - Ketua Pelaksana Harian DPD Golkar Jateng, Iqbal Wibisono membantah seluruh DPD dikumpulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Jakarta mengarahkan dukungan dalam proses pemilihan Ketua Umum Petahana Airlangga Hartarto.

Iqbal mengatakan, tak ada penekanan khusus memilih Ketum Golkar saat seluruh DPD Jateng dikumpulkan di Jakarta. "Jadi seluruh DPD ke Jakarta yang ada workshop pendidikan politik. Untuk penekanan dukungan tidak ada," kata Iqbal Wibisono saat ditemui di DPD Golkar Jateng Semarang, Sabtu (30/11).

Baca Juga: Fadjroel Rachman Bantah Istana Intervensi Pemilihan Ketum Golkar

Dia mengungkapkan tidak mau gegabah dalam menentukan arah dukungan kepada salah satu figur ketua umum. Dia mengatakan, pemilihan ketua umum dilihat sepak terjang setiap figur.

"Dukungan diarahkan saat Munas berlangsung, tidak bisa menentukan sikap sendiri. Kita ingin menyukseskan Munas dengan terhormat dan bermartabat," ungkap Iqbal Wibisono. 

"Tentunya teman-teman di Jateng saya minta harus mampu mewarnai dinamika politik saat Munas berlangsung. Target sudah jelas, Ketum yang dipilih berani nyapres 2024. Berani membawa Golkar memenangi bursa pemilihan legislatif maupun eksekutif," jelasnya lagi.

Baca Juga: Hadapi Munas 2019, Melchias Mekeng Harap Caketum Golkar Persiapkan Diri

Ketum Terpilih Diharapkan Berani Mengkaderisasi Internal

Terkait calon Ketum, kata dia dalam Munas di Jakarta, sejumlah kader Partai Golkar di Jawa Tengah bakal diarahkan untuk memberikan dukungannya bagi calon ketum yang memiliki kemampuan menganalisa peta politik, memahami kondisi perekonomian hingga situasi sosial di seluruh lapisan masyarakat.

"Jadi dia juga harus punya kemampuan dan pengelihatan wawasan politik yang mumpuni. Kemudian, di sektor ekonomi, dia harus paham betul situasi dan kondisinya, kecerdasan intelektual serta kehormatan intelektual bisa membawa partai ke arah yang baik. Lalu, sosok Ketum wajib mengetahui ilmu pertahanan nasional dan kondisi sosial masyarakat," ungkapnya.

Selanjutnya, Ketum yang dipilih harus berani membuat gebrakan dalam membentuk integritas bangsa. "Yang paling krusial, harus melakukan peningkatan sumber daya manusia," terangnya.

Baca Juga: Timses Bamsoet Ancam Tak Ikut Tahapan Munas Bila AD/ART Golkar Dilanggar

Kader Golkar menginginkan Ketum terpilih berani melakukan kaderisasi di internal partainya dengan berkesinambungan. "Kalau kriteria-kriteria itu dapat dipenuhi oleh Ketum yang terpilih, maka Golkar akan tambah hebat. Kita pasti makin optimistis bisa jadi pemenang Pemilu 2024," tutup Iqbal Wibisono. {www.merdeka.com}

fokus berita : #Iqbal Wibisono #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya