03 Desember 2019

Berita Golkar - Sejak DPD Golkar Berau membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati, Kamis (28/11) lalu, Tim Penjaringan Golkar mencatat ada 7 figur yang sudah mengambil formulir. Tiga nama yang lebih dulu mengambil formulir, yakni Agus Tantomo, Gamalis, dan Taupan Madjid.

Tak mau ketinggalan, kemarin (2/12), tiga Srikandi Golkar yang digadang-gadang maju pada Pilkada Berau 2020 mendatang juga mengambil formulir. Mereka yakni Seri Marawiyah, Dewi Sartika, dan Syarifatul Syadiah. Satu figur lainnya yakni mantan anggota DPRD Kaltim, Rusianto.

“Sudah ada tujuh nama (mengambil formulir). Hari ini saja (kemarin, Red) ada empat figur yang mengambil formulir. Tiga di antaranya srikandi dari Partai Golkar. Yakni Seri Marawiyah, Dewi Sartika, dan Syarifatul Syadiah,” kata Ibrahim, Ketua Tim Pilkada Partai Golkar Berau, saat ditemui di sekretariat penjaringan Golkar, kemarin.

Baca Juga: Survei LSI Strategis, Mahyunadi Kalahkan Bupati Kutim Petahana

Ibrahim tidak bisa memastikan apakah jumlah ini akan bertambah. Apalagi batas pengambilan formulir penjaringan hanya dibuka hingga Rabu (4/12) besok. “Saya berharap kepada kandidat yang sudah mengambil formulir ini agar bisa mengembalikan secepatnya,” katanya. “Pengembalian formulir dilakukan Kamis (5/12) hingga Sabtu (14/12),” sambungnya.

Ia juga mengingatkan, sesuai persyaratan, pengembalian formulir tidak bisa diwakilkan. Pengembalian harus dilakukan oleh kandidat yang bersangkutan. Dari pantauan Berau Post kemarin, pengambilan formulir masing-masing kandidat ada yang diwakilkan, dan ada yang mengambil langsung dengan didampingi relawannya.

Seperti Seri Marawiah, yang mempercayakan kepada Masrur. Ditemu usai mengambil formulir, Masrur mengaku mendapat kuasa dari Seri Marawiyah. “Kami diberi kuasa untuk mengambil formulir pendaftaran, karena beliau sedang ada kegiatan di luar,” ujarnya.

Baca Juga: Tangerang Berduka, Tokoh Golkar Banten Ebrown Lubuk Meninggal Dunia

Namun Masrur belum bisa memastikan, kapan Seri Marawiyah mengembalikan formulir pendaftaran itu. “Secepatnya kami kembalikan. Kami belum tahu berapa hari, tapi tidak lama,” katanya.

Mewakili Seri Marawiyah, Masrur berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas Kabupaten Berau menjelang tahapan Pilkada dimulai. “Untuk masyarakat, kami berharap tetap saling menjaga kebersamaan dan ketenangan. Meski ada kompetisi (Pilkada) tapi etika harus tetap dijaga. Karena kita sama-sama menjaga agar pembangunan dan kebersamaan berjalan baik,” tandasnya.

Figur lainnya yang diwakilkan relawan yakni Dewi Sartika. Deti Hartati, salah seorang relawan Dewi mengatakan, bahwa Dewi Sartika tidak bisa hadir dalam pengambilan formulir dikarenakan sedang di luar Berau. “Kami diberi kuasa untuk mengambil formulir. Pada saat pengembalian, beliau yang langsung mengembalikannya,” singkatnya.

Baca Juga: Hadiri Pertemuan DPD Golkar Pro Dan Diklaim Dukung Airlangga, Ini Tanggapan Aburizal Bakrie

Sementara Rusianto yang melakukan pengambilan formulir langsung mengaku segera mengembalikan dan mendaftar di partai berlambang pohon Beringin itu. “Kalau sudah mengembalikan formulir, saya siap mengikuti prosedur dari Partai Golkar,” singkatnya.

Sementara itu, Syarifatul Syadiah yang juga merupakan kader Gokar, kemarin, mengambil formulir tanpa diwakilkan. Sari- sapaan akrabnya- tampak didamping beberapa orang relawan mendatangi sekretariat penjaringan Golkar pukul 15.00 Wita.

Dikatakan Sari, ia mendapat dorongan dari masyarakat yang menginginkan dirinya untuk maju. Hal ini pun direspons dengan mendaftar di Partai Golkar. “Saya tetap mengikuti ketentuan dan mekanisme dari Partai Golkar dan mengisi semua persyaratan yang diberikan,” katanya.

Baca Juga: Lodewijk Paulus Sebut Airlangga Bakal Didukung 514 Suara di Munas Golkar

Ditanya kapan akan mengembalikan formulir, Sari mengaku secepatnya. “Akan kami lengkapi apa saja syarat-syaratnya. Kami juga ada tim. Tim yang akan menentukan kapan akan melakukan pengembalian,” imbuhnya.

Dia mengakui, beberapa figur dari Golkar juga sangat potensial. Namun hal itu tidak bisa menjadi patokan. Pasalnya, semua keputusan dari DPP. “Apapun yang menjadi keputusan DPP nanti, akan kami terima. Siapa pun yang surveinya bagus, walaupun nantinya bukan saya, semuanya pasti akan saya dukung,” pungkasnya. {berau.prokal.co}

fokus berita : #Seri Marawiyah #Dewi Sartika #Syarifatul Syadiah


Kategori Berita Golkar Lainnya