06 Desember 2019

Berita Golkar - Airlangga Hartarto telah ditetapkan Musyawarah Nasional (Munas) X Golkar untuk melanjutkan kepemimpinannya sebagai pucuk pimpinan partai beringin. Berdasarkan aturan, ia memiliki waktu maksimal 60 hari untuk menyusun struktur kepengurusan periode 2019-2024.

Namun, Airlangga berjanji merampungkan penyusunan struktur Golkar periode 2019-2024 maksimal 45 hari setelah Munas. Dia juga dibantu kader Golkar dari berbagai perwakilan untuk menyusun struktur.

Adapun kader yang akan membantu Airlangga untuk menyusun struktur kepengurusan adalah Ahmad Doli Kurnia (perwakilan Indonesia Barat), Zainudin Amali (perwakilan Indonesia Tengah), Melki Laka Lena (perwakilan Indonesia Timur), dan Ilham Permana (perwakilan ormas/sayap Golkar).

Baca Juga: Aburizal Bakrie Kembali Dipilih Menjadi Ketua Dewan Pembina Golkar

Airlangga juga akan dibantu Sekjen Golkar demisioner Lodewijk Paulus. "Saya diberi waktu 60 hari, tapi saya berjanji akan saya kerjakan maksimal 45 hari," kata Airlangga saat penutupan Munas X Golkar di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Airlangga melanjutkan, dirinya selaku formatur tunggal telah meminta para senior untuk mengisi posisi terhormat di Partai Golkar. Namun demikian, Airlangga belum mengumumkan secara lengkap senior mana saja yang akan masuk di posisi tersebut.

"Tokoh yang akan mendampingi saya adalah Pak Aburizal Bakrie sebagai Ketua Dewan Pembina. Kemudian dengan kewenangan yang sudah diberikan oleh Munas kepada saya, malam ini saya umumkan bahwa Ketua Dewan Kehormatan adalah Pak Akbar Tanjung," ucap Airlangga.

Baca Juga: Munas X Golkar Keluarkan 13 Rekomendasi

"Kemudian Ketua Dewan Pakar adalah Pak Agung Laksono. Pak Muhammad Hatta sebagai Ketua Dewan Etik," katanya.

Airlangga masih memiliki waktu untuk menentukan seluruh posisi di internal Partai Golkar. Nama-nama yang akan masuk struktur akan diumumkan kemudian. {sumut.sindonews.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Akbar Tanjung #Aburizal Bakrie


Kategori Berita Golkar Lainnya