06 Desember 2019

Berita Golkar - Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar 2019 yang diselenggarakan di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada 3-5 Desember 2019 telah memilih Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar periode 2019-2024 secara aklamasi melalui musyawarah mufakat. 

Dalam Munas X Golkar itu juga menetapkan struktur dewan baru, yakni Dewan Etik yang dipimpin oleh Mohammad Hatta. “Ditetapkannya Dewan Etik dalam konstitusi adalah wujud modernisasi partai sesuai amanah paradigma baru Partai Golkar,” ujar Steering Committee Munas X Partai Golkar, Budhy Setiawan, Jumat (6/12/2019).

Baca Juga: Jabatan Akbar Tandjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono Tetap dan Tidak Berubah

 

Sesuai AD/ART yang disahkan di Munas X Partai GOLKAR 2019, Dewan Etik yang sebelumnya bernama Majelis Etik bertugas untuk memberikan masukan dan rekomendasi kepada DPP Golkar terkait integritas, etika, prestasi, dedikasi, loyalitas, dan rekam jejak segenap kader partai yang akan diberikan jabatan strategis di lingkungan internal dan jabatan publik di Partai Golkar.

Budhy yang juga anggota DPR RI Fraksi Golkar ini menjelaskan, kehadiran Dewan Etik di tubuh partai itu sejalan dengan tujuan khusus partai politik yang tertuang dalam Undang-Undang Partai Politik untuk membangun etika dan budaya politik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, semangat pembaharuan yang terkandung dalam paradigma baru Golkar mengarahkan agar perubahan struktur dan kelembagaan Golkar berorientasi kepada pemenuhan harapan rakyat.

Baca Juga: Munas X Usai, Ini 10 Pernyataan Politik Partai Golkar

“Partai Golkar harus sensitif terhadap hal-hal yang bisa mencederai harapan masyarakat, maka dari itu upaya untuk menciptakan perubahan tersebut perlu dilakukan oleh sebuah lembaga khusus yang menangani proses internalisasi nilai-nilai etik dan moral,” imbuh Budhy.

Selain Dewan Etik, dalam AD/ART hasil Munas X Golkar juga menetapkan adanya Dewan Penasihat, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan dan Dewan Pakar. Menurut Airlangga, kelima dewan tersebut untuk menguatkan internal di dalam Golkar dan membantu dirinya selaku formatur dalam memberikan masukan berupa informasi kebijakan bagi penyusunan kepengurusan lima tahun ke depan. {rilis.id}

fokus berita : #Budhy Setiawan #Mohammad Hatta


Kategori Berita Golkar Lainnya