07 Desember 2019

Berita Golkar - Partai Golongan Karya menegaskan sikap tidak akan mengubah alias menolak adanya perdebatan amandemen UUD 1945. Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebut sikap sebagai komitmen bahwa pemerintah Jokowi-Maruf adalah warisan reformasi.

“Kita harus jaga tekad Jokowi dan Maruf Amin terhadap warisan reformasi vital menjaga UUD 1945. Singkatnya, Golkar tidak akan mengutak-atik empat pilar di periode ini,” ujar Airlangga saat penutupan Munas Golkar, Hotel Ritz-Carlton Meg Kuningan, Jakarta, Kamis (5/12).

Airlangga mengingatkan, seluruh kader bahwa salah satu keputusan Munas Golkar adalah mendukung penuh pemerintahan Jokowi-Maruf hingga 2024. Menurutnya, dinamika geopolitik memasuki masa yang tidak mudah dan Indonesia harus memainkan peran positif dalam upaya menjaga stabilitas nasional.

Baca Juga: Munas X Usai, Ini 10 Pernyataan Politik Partai Golkar

“Golkar menyadari dinamika geopolitik memasuki tahun tidak mudah, hanya kawasan ASEAN yang relatif stabil. Indonesia sebagai kawasan terbesar di ASEAN yang memainkan peran positif dan kita harus jaga stabilitas nasional,” jelasnya.

Belakangan, di MPR RI tengah mewacanakan amendemen terhadap UUD 1945 saat ini. Berbagai poin perubahan terus diperbincangkan di tengah masyarakat, seperti perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode hingga pengembalian mandat pemilihan presiden ke tangan MPR. {politik.rmol.id}

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya