08 Desember 2019

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta para pendukungnya bersama-sama menjaga keutuhan Golkar. Bamsoet menegaskan bahwa tidak ada perjuangan yang berakhir sia-sia.

"Mari jaga keutuhan barisan yang sudah tersusun. Perjuangan masih terus berlanjut bersama seluruh elemen dan kader Partai Golkar yang lain untuk menjadikan partai ini kembali mandiri dan jaya di masa mendatang. No sacrifice is wasted," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (8/12/2019).

Baca Juga: Bamsoet Persembahkan Lagu My Way Untuk Para Pendukungnya

Pesan tersebut disampaikan Bamsoet dalam pertemuan yang digelar di Jakarta pada Jumat (6/12) malam. Kala itu, Bamsoet juga berterima kasih kepada para pendukungnya yang telah setia mendampinginya dalam kontestasi pemilihan Ketua Umum Golkar.

"Terima kasih untuk sahabat yang telah memberikan dukungan, baik dalam bentuk doa maupun kerja bersama, khususnya, selama lebih kurang lima bulan sejak saya menerima amanah dari Depinas Soksi, pengurus Partai Golkar tingkat I dan II," ujarnya menjelaskan.

"Hasta Karya, termasuk FKPPI dan Pemuda Pancasila, kader maupun senior Partai Golkar serta organisasi pendiri yang didirikan, maupun partner Partai Golkar, untuk maju menjadi kandidat Ketua Umum Partai Golkar pada deklarasi 18 Juli 2019," papar Bamsoet lagi.

Baca Juga: Golkar Harus Serius Rebranding Kader Potensial Untuk Kepentingan Pilpres 2024

"Kita semua tahu bahwa sebenarnya titik kemenangan sudah terjangkau. Tapi sudahlah. Kita harus dahulukan kepentingan yang lebih besar, yakni keutuhan Partai Golkar," imbuh Bamsoet.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula sejumlah kandidat caketum Golkar, yaitu Indra Bambang Utoyo dan Agun Gunandjar. Ketua MPR RI itu juga mempersembahkan lagu Frank Sinatra berjudul 'My Way' untuk para pendukungnya.

"Politik itu seperti cuaca. Ketika matahari bersinar terik, pilihan terbaik adalah berteduh agar tidak gosong. Kita harus sabar menunggu perubahan cuaca. Karena itu, sejak selesainya penyelenggaraan Munas Partai Golkar, tidak ada lagi faksi-faksi," sebut Bamsoet.

Baca Juga: Zainal Bintang Pesimis Golkar Bakal Punya Capres Sendiri di Pemilu 2024

Bamsoet juga mengajak para pendukungnya selalu mengawal jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jilid kedua. Dia menuturkan pemerintahan Jokowi harus bisa menyejahterakan rakyat Indonesia.

"Bersama pemerintahan Presiden Jokowi, kita sukseskan jalannya roda pembangunan. Sehingga rakyat Indonesia semakin sejahtera, maju, adil, dan makmur, serta tetap menjadi bangsa yang bermartabat di hadapan bangsa-bangsa lainnya," ucap Bamsoet.

Seperti diketahui, Bamsoet menyatakan mundur sebagai bakal calon ketua umum (ketum) Golkar sebelum pemilihan digelar. Dia mengatakan hal ini dilakukan setelah dirinya bertemu dengan sejumlah tokoh senior Golkar.

Baca Juga: Ahmad Doli Pastikan Airlangga Rangkul Pendukung Bamsoet Sesuai Kompetensi

Bamsoet menyebut pengunduran diri ini sebagai upaya menjaga kekompakan Golkar ke depan. Atas rekonsiliasi ini, dia mengatakan tak ada lagi kubu Bamsoet ataupun kubu petahana Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Maka dengan semangat rekonsiliasi yang telah kita sepakati bersama, maka demi menjaga soliditas dan keutuhan Partai Golkar, maka saya pada sore hari ini menyatakan tidak meneruskan pencalonan saya sebagai kandidat ketua umum Golkar untuk periode 2019-2024," kata Bamsoet, Selasa (3/12). {news.detik.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya