09 Desember 2019

Berita Golkar - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem diingatkan untuk menjaga gaya berpakaian. Khususnya, saat menghadiri acara resmi.

Kritik itu disampaikan anggota Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo menanggapi penampilan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menghadiri acara pelantikan Rektor Universitas Indonesia (UI) Profesor Ari Kuncoro beberapa waktu lalu.

Nadiem hadir dengan kemeja batik yang lengannya digulung, dipadu celana jins dan sepatu loafers berbahan suede. Kehadiran pejabat negara adalah representasi dari Presiden Joko Widodo. “Pejabat negara itu adalah melaksanakan tugas-tugas mewakili pemerintah dalam hal ini presiden,” ujar senior partai beringin itu, Senin (9/12).

Baca Juga: 3 Faktor Ini Buka Peluang Penyatuan Kembali SOKSI

Firman memahami bahwa Nadiem sebagai menteri yang berusia muda ingin menunjukkan gaya berpakaian seorang generasi milenial. Tetapi, kata dia, seharusnya Nadiem pun tahu dia akan datang pada acara seperti apa.

“Tentunya harus dilihat eventnya apa, kalau resmi ya sebaiknya itu menggunakan pakaian yang semi formal,” jelasnya.

Jika acara yang akan dihadiri memang acara yang tidak mempermasalahkan pakaian santai, kata Firman, hak tersebut berbeda dengan acara resmi seperti di perguruan tinggi. “Kalau ada acara resmi setingkat perguruan tinggi dan harus disesuaikan, jadi pejabat harus memahami tata cara etika berpakaian,” pungkasnya. {inikata.com}

fokus berita : #Firman Soebagyo #Nadiem Makarim


Kategori Berita Golkar Lainnya