10 Desember 2019

Berita Golkar - Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) Disabilitas terus dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Bogor. Terbaru pembahasan Raperda Disabilitas akan dilakukan pada masa sidang kedua.

Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar, Eka Wardhana mengatakan Raperda Disabilitas ini untuk untuk mendorong bagaimana teman-teman disabilitas ini dapatkan hak dasar hidup sebagai manusia pada umumnya kaitan dengan pendidikan, kesehatan, pekerjaan terus juga kemudian hak yang berkaitan dengan layaknya Infrastruktur di Kota Bogor.

Misalnya, mereka tidak kesulitan ketika berjalan di jalan raya, bagaimana mereka bisa dihargai sebagai penumpang angkot serta bagaimana mereka punya hak untuk bisa berkomunikasi dengan daerah.

Baca Juga: Terkait Tudingan Ijazah Palsu, Eka Wardhana Siap Tempuh Jalur Hukum

“Terlebih saya ingin menterjemahkan amanat undang-undang ketenagakerjaan yang mengamanatkan bahwa 2 persen dari jumlah ASN untuk pegawai di salah satu instansi atau lowongan kerja itu dua persen tuh di isi atau di peruntukan bagi kaum disabilitas,” kata Eka, Selasa (10/12/2019).

Oleh sebabnya, dirinya mendorong untuk Raperda Disabilitas itu supaya cepat dibahas. “Dan kami sudah memprogram kan di masa sidang dua. Insyaallah kaitan dengan itu, saya akan melibatkan sebanyak-banyaknya masukan dari kaum difabel, sehingga perda yang akan kita hasilkan betul-betul sesuai dengan harapan khususnya para Disabilitas yang ada di Kota Bogor dan Disabilitas pada umumnya,” pungkasnya. {beritautama.net}

fokus berita : #Eka Wardhana


Kategori Berita Golkar Lainnya