12 Desember 2019

Berita Golkar - Pelaksana tugas (plt) Ketua DPD I Sulsel, Nurdin Halid (NH) menyebut Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari diusulkan masuk struktur DPP Golkar yang baru. Ina diusulkan bersama legislator Golkar asal Sulsel yang duduk di Senayan.

Menurut NH, komposisi DPP masih sedang digodok. Dengan begitu, dia menolak berspekulasi terkait perubahan di DPP setelah Airlangga Hartanto kembali didaulat sebagai nakhoda Beringin. “Saya sudah usulkan kader Sulsel masuk DPP. Sepertinya 15 orang. Termasuk Ibu Ina (Ketua DPRD Sulsel). Semua anggota Fraksi Golkar DPR RI dari Sulsel juga masuk,” jelas Nurdin di Jakarta, Rabu, 11 Desember.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Sebut Golkar Kaji Sistem Proporsional Tertutup Di Revisi UU Pemilu

Terkait dengan posisinya di DPP, dia menegaskan itu urusan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto. Termasuk perubahan struktur Golkar di Sulsel. Namun, NH menegaskan, sampai sekarang dia masih ada dalam struktur DPP yang ditugaskan sebagai Plt DPD I Sulsel. “Soal DPP, keputusan ketua umum. Kita tunggu saja,” tegasnya.

Menanggapi namanya diusulkan masuk struktur DPP, Ina menegaskan, jika ada perintah dari partai, maka dia tak mungkin menolak. Dia bersedia menjadi bagian dari struktur DPP. “Saya baru dengar sebenarnya. Saya tidak tahu, tapi kalau nanti dimasukkan (sebagai pengurus DPP), saya siap laksanakan,” jawabnya.

Baca Juga: Cleansing Data PBI Belum Tuntas, Darul Siska Minta Kenaikan Iuran JKN-KIS Ditunda

Adapun, Anggota Tim Formatur yang juga Ketua DPD I Golkar NTT, Melki Laka Lena mengatakan, sampai saat ini belum ada pembahasan soal nama. Formatur masih berkutat pada komposisi struktur DPP yang dinilai pas untuk kepengurusan baru, terutama untuk jabatan wakil ketua.

Meski begitu, kata dia, Airlangga Hartanto sudah menawarkan posisi waketum kepada Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. “Semua masih berproses,” tambahnya. {fajar.co.id}

fokus berita : #Nurdin Halid #Andi Ina Kartika Sari #Melki Laka Lena


Kategori Berita Golkar Lainnya