15 Desember 2019

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet menanggapi soal pilkada langsung yang menurutnya lebih rawan terjadinya praktik korupsi. Hal tersebut dikarenakan pilkada langsung membutuhkan biaya yang tinggi.

Bamsoet juga menyatakan bahwa banyak pilkada baik itu pemilihan bupati atau walikota atau gubernur yang menggunakan biaya yang sangat tinggi untuk memenangkan kontestasi tersebut. Sehingga menurutnya korupsi akan susah dibrantas apabila biaya politiknya masih tinggi.

"Saya yakin korupsi tidak akan bisa hilang kalau biaya politik tetap tinggi. Untuk jadi gubernur, walikota, bupati kalau pakai sistem sekarang ini, jangan harap bisa berantas korupsi. Karena untuk memperoleh jabatan-jabatan itu diperlukan fulus," kata Bamsoet dalam acara MilenialFest di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Baca Juga: Bamsoet Minta Kaum Milenial Tak Terlalu Alergi Politik

Bamsoet pun memberikan solusi agar tidak ada praktik korupsi, maka pilkada harus diubah sistem pemilihannya. Menurutnya perlu dikembalikan ke parlemen.

"Mau keluar tidak? Ubah sistem politik, kembalikan ke parlemen. Ayo siapa yang bisa menjawab, ada ide? Karena sistem politik yang kita pilih, sitem demokrasi putuskan hari ini adalah sistem pemilu langsung dan memerlukan biaya tinggi," pungkasnya. {www.jitunews.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya