15 Desember 2019

Berita Golkar - Kader Golkar harusnya tak perlu khawatir soal Pilkada Pohuwato. Karena sudah ada modal besar yang dimiliki Golkar yakni 10 kursi di Parlemen.

Sudah pasti, 10 politisi Golkar yang duduk di Parlemen akan mendukung dan berjuang penuh memenangkan figur yang akan diusung nanti. Itu pun, Golkar punya kekuatan Syarif Mbuinga sebagai Ketua DPD II plus Bupati Pohuwato 2 periode.

Jika ditarik ke belakang, Golkar pun sudah punya pengalaman 9 kali memenangkan pentas Pemilu di Pohuwato. Dimulai dari Pileg 2004 yang mengantarkan Syarif Mbuinga sebagai Ketua DPRD. Pileg berikutnya 2009 juga demikian, mengantarkan kembali Syarif Mbuinga sebagai pucuk pimpinan di lembaga legislatif.

Baca Juga: Golkar Madina Serahkan 5 Nama Balon Bupati-Wabup Ke Golkar Sumut

Itu di Pileg, kalau di Pilkada, yaitu di 2010, Golkar berhasil mengantarkan Syarif Mbuinga sebagai Bupati. Sampai pada pilkada berikutnya di 2015.

Nah di Pilgub 2012 dan 2017, pasangan Rusli Habibie dan Idris Rahim pun berhasil unggul di Pohuwato hingga mengantarkan keduanya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo 2 periode.

Baca Juga: Budhy Setiawan Tegaskan Ade Barkah Prioritas Utama Diusung Golkar di Pilkada Cianjur 2020

Paling terakhir di Pilpres 2019 kemarin. Awalnya sempat dikhawatirkan, pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan kalah dari pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Tapi, hasil akhirnya pasangan ini menang di Pohuwato dan juga terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.

Sekarang, tergantung para petinggi dan kader Golkar yang ada di Pohuwato. Strategi politik yang dipasang di 9 kali Pemilu itu, harusnya juga dipakai untuk memenangkan Pilbup Pohuwato 2020. Sebab, ini pun akan menjadi modal besar Golkar untuk Pilgub 2024. {hulondalo.id}

fokus berita : #Syarif Mbuinga #Nasir Giasi


Kategori Berita Golkar Lainnya