16 Desember 2019

Berita Golkar - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Selatan (TTS) dinilai kurang serius dalam menangani kasus keracunan makanan yang dialami masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Inche Sayuna, Senin (16/12/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi kasus yang menggegerkan masyarakat Kabupaten TTS, Minggu (15/12/2029) kemarin. Sebanyak enam orang di Desa Tuafanu, Kecamatan Kualin, menjadi korban keracunan usai mengonsumsi ikan kabundak. Satu dari enam orang tersebut meninggal dunia, sementara lima lainnya harus menjalani perawatan intensif.

Baca Juga: Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Asal NTT Yang Terlantar di Bandara Dubai

Inche Sayuna menyebut penanganan yang dilakukan pihak Pemkab TTS hanya bersifat insidentil, dan belum ada upaya strategis yang dilakukan walaupun sudah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa atau KLB. "Kalau sudah ditetapkan sebagai KLB, maka penanganannya harus lebih serius dan lebih komprehensif, sehingga tidak terulang lagi," ujarnya.

Kasus keracunan itu, lebih banyak dialami oleh masyarakat di daerah selatan Kabupaten TTS seperti Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan Kualin. Karena kejadiannya hampir di daerah yang sama, Inche meminta pemerintah untuk memberikan perhatian lebih di wilayah-wilayah tersebut agar kejadian yang sama tidak terulang lagi.

Politisi senior Partai Golkar NTT itu meminta Pemkab untuk bekerja sama dengan  BPOM dan aparat kepolisian agar melakukan operasi penertiban ke tempat-tempat yang menjual bahan-bahan makanan maupun kepada para penjual keliling.

Baca Juga: Ketum Kosgoro 1957, Agung Laksono Dilantik Jadi Wantimpres Jokowi

"Pemerintah bersama Balai POM dan polisi harus melakukan sweeping untuk mengecek setiap toko maupun kios yang menjual makanan dan minum agar tidak menjual produk yang sudah kadaluwarsa," tegasnya.

Operasi penertiban tersebut, lanjutnya, dinilai perlu dilakukan secara berkala dan sistematis agar menghindarkan masyarakat dari potensi keracunan akibat mengonsumsi produk yang sudah melewati expired date.

Inche juga meminta kepada kepolisian untuk menindak setiap orang yang dengan sengaja menjual produk-produk kedaluwarsa. Hal tersebut bertujuan memberikan efek jera bagi para pengusaha untuk tidak hanya mengejar profit saja, tapi harus memperhatikan keselamatan dan kesehatan konsumen.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Bakal Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir dan Pulau Terluar

"Berikan sanksi yang tegas bagi mereka yang menjual makanan dan minuman kadaluwarsa," ujar Sekretaris DPD I Golkar NTT itu.

Inche Sayuna juga meminta kepada Bupati TTS untuk membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang batas penggunaan produk makanan dan minuman yang diperjualbelikan, juga terkait makanan-makanan seperti jenis-jenis ikan yang berpotensi mengakibatkan keracunan.

"Pemerintah harus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik lewat gereja atau puskesmas atau satgas yang dibentuk guna memberikan pemahaman bagi masyarakat, karena ada banyak masyarakat yang belum paham cara melihat tanggal kadaluwarsa suatu produk," tegas Inche.

Baca Juga: Perfeksionis dan Visioner, Gus Mahrus Iskandar Dukung Gus Hans Maju Pilkada Surabaya 2020

Sosialisasi yang dilakukan juga harus menyeluruh bagi semua masyarakat di Kabupaten TTS, sehingga kasus keracunan tidak lagi terjadi dan menghindari terjadi di seluruh daerah. Ia kembali mengingatkan kepada Pemkab TTS bahwa kasus keracunan makanan sudah ditetapkan sebagai KLB, sehingga seluruh biaya pengobatan maupun terkait dengan  pemakaman  harus ditanggung oleh Pemkab TTS.

"Artinya KLB ini harus tangani semuanya oleh pemerintah, mulai dari mayat, biaya pengobatan harus ditangani dengan  serius dan gratis dari pemerintah," ujar Inche.

Selain itu, menurutnya, kasus keracunan tersebut perlu diselidiki dengan baik oleh pihak kepolisian karena terjadi berulang kali dengan rentang waktu kejadian yang relatif dekat. "Kepolisian perlu melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jangan sampai ada sindikasi dibalik itu. Karena kita tidak tau kondisi di sana," ujarnya menanggapi kasus keracunan makanan yang terjadi di Kabupaten TTS. {www.timesjakarta.com}

fokus berita : #Inche Sayuna


Kategori Berita Golkar Lainnya