16 Desember 2019

Berita Golkar - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengaku sempat sakit perut selama dua hari memikirkan sumber dana untuk penambahan bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali Sea Games 2019.

“Kita tahu di masa-masa seperti ini, akhir tahun anggaran, cukup sulit mencari slot yang bisa dialokasikan untuk penambahan bonus peraih medali Sea Games 2019. Saya sempat sakit perut memikirkan dari mana slot anggaran untuk tambahan bonus,” kata Zainudin pada Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, di Kompleks DPR/MPR/DPD RI, Jakarta, Senin (16/12/2019) malam.

Baca Juga: Hetifah Minta Sarana Prasarana Olahraga Pasca PON Kaltim Tetap Diperhatikan

Zainudin memaparkan, pada awalnya bonus bagi atlet peraih medali emas ditetapkan Rp250 juta, namun karena prestasi Indonesia membanggakan pada ajang olahraga antarnegara Asean itu, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar nilai bonus tersebut dinaikkan menjadi Rp500 juta.

Bukan saja memerintahkan bonus yang dinaikkan, kata Zainudin, Presiden Jokowi juga menargetkan pemberian bonus dilakukan sebelum atlet dan pelatih pulang ke daerahnya masing-masing.

“Kira-kira dua hari saya sakit perut mencari solusinya. Alhamdulillah, seusai berkoordinasi dengan Menkeu penambahan bonus bisa diberikan tepat sebelum atlet dan pelatih pulang ke daerahnya,” papar politisi Partai Golkar ini.

Baca Juga: Bupati Taufan Pawe Janji Bikin Sirkuit Balap Di Parepare

Zainudin pun bangga terhadap anak-anak bangsa yang mampu meraih 72 emas, 84 perak, dan 111 perunggu dengan total 267 medali serta menduduki peringkat keempat. “Alhamdulillah capaian kontingan Indonesia melampaui target emas yang diharapkan,” ucap Zainudin. {kronologi.id}

fokus berita : #Zainuddin Amali


Kategori Berita Golkar Lainnya