19 Desember 2019

Berita Golkar - Bakal Calon Wali Kota Surabaya, KH Zahrul Azhar Asad, cukup optimistis hasil survei dan elektabilitasnya pada Pilkada Surabaya 2020 akan terus meningkat. Pasalnya, pria yang akrab disapa Gus Hans ini mengaku selama ini rajin menyapa masyarakat. "Saya optimis (soal survei) sebab saya jalan terus," kata Gus Hans, ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (19/12/2019).

Menurut penjelasannya, hampir saban hari ia menyapa masyarakat. "Ada saja yang mengundang tiap hari. Dalam satu hari, bisa tiga hingga empat titik," imbuh politisi Golkar ini.

Kalangan masyarakat yang disapa tersebut berasal dari berbagai latarbelakang berbeda. Mulai dari kalangan ibu-ibu, kalangan pesantren, hingga milenial. Tak cukup di situ, seringkali beberapa relawannya ada yang sampai membuat alat sosialisasi. "Ada beberapa teman relawan yang mulai membuatkan kaos. Ada saja yang kreatifitas teman-teman," jelas Gus Hans.

Baca Juga: Perfeksionis dan Visioner, Gus Mahrus Iskandar Dukung Gus Hans Maju Pilkada Surabaya 2020

 

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, tak mengherankan apabila ia pun cukup optimis dengan angka surveinya yang meningkat. Peningkatan survei tersebut menjadi bekal untuk mengikuti penjaringan di beberapa partai.

Menurutnya, keputusannya untuk turun di pilkada juga tak lepas dari mempertimbangkan hasil survei. "Saya memutuskan untuk maju, juga karena mempertimbangkan survei," katanya.

Oleh karena itu, apabila ada partai yang menggunakan hasil survei sebagai pertimbangan memberikan rekomendasi, pihaknya tak keberatan. "Adanya syarat survei, saya rasa cukup realistis. Saya bagian dari yang paling realistis soal itu," tegas Gus Hans.

Baca Juga: Neni Moerniaeni Ditetapkan Jadi Balon Tunggal Walikota Bontang Dari Golkar

 

Sejauh ini, pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan empat partai. Yakni, Gerindra, NasDem, PSI, dan Golkar. "Untuk mekanisme di Golkar memang belum dibuka, namun Insyaallah (rekom turun)," katanya.

Komunikasi dengan beberapa partai tersebut juga masih berjalan. "Kami masih komunikasi intens. Kami juga sedang berkomunikasi intens untuk sembari melengkapi syarat," tandasnya.

Termasuk soal survei, pihaknya juga siap melengkapi syarat tersebut. "Kalau misalnya partai menggunakan survei, memang itu sudah seharusnya," ucapnya.

Baca Juga: Daftar Jadi Cagub Sumbar Dari Golkar, Shadiq Pasadigoe Siap Jadi Gubernur Untuk Rakyat

 

Nama Gus Hans memang sudah akrab di telinga warga Surabaya. Bahkan, Gus Hans mulai mengemuka di beberapa lembaga survei. Lembaga konsultan politik, IPOL Indonesia, contohnya, telah menyebut nama Gus Hans masuk dalam lima besar nama populer dan bersaing dengan beberapa figur lainnya.

Mulai dari Whisnu Sakti Buana hingga Eri Cahyadi. Pada hasil penelitian terkait ekspos media hingga awal Desember 2019, Eri berada di posisi teratas dengan 2701 ekspos media. Kemudian, disusul dengan Whisnu yang memperoleh 2300 ekpos media.

Di bawah mereka berdua ada Armuji (1002), KH Zahrul Azhar Asad atau Gus Hans (544), Dyah Katarina (299), Lia Istifhama (146), M Sholeh (134), hingga Ahmad Nawardi (123). {madura.tribunnews.com}

fokus berita : #Zahrul Azhar Asad #Gus Hans,


Kategori Berita Golkar Lainnya