20 Desember 2019

Berita Golkar - AMPG target rekrut kader milenial dongkrak elektabilitas Neni Moerniaeni Pilkada Bontang. Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bontang memiliki beban meningkatkan elektabilitas Neni Moerniaeni, usai resmi ditetapkan sebagai bacalon tunggal Walikota Bontang di Pilkada 2020.

Hal iti dikemukan Ketua AMPG Bontang, Andi Faizal saat ditemui Tribunkaltim.co usai rapat pleno perluasan DPD Golkar Bontang di Hotel Grand Raodah Bontang, Kalimantan Timur.

"Kita di AMPG harus semakin banyak merekrut kader-kader muda potensial Kota Bontang. Sehingga pemuda ini punya satu visi yang sama memenangkan ibu (Neni Moerniaeni). Mengangkat elektabilitas ibu," kata Andi Faizal yang saat ini menjabat Ketua DPRD Bontang.

Baca Juga: Afrizal Sintong Dinilai Kader Terbaik Golkar Menuju Pilkada Rohil 2020

Untuk diketahui, ketetapan Neni Moerniaeni jadi bacalon tunggal didapat usai DPD Golkar Bontang menggelar rapat pleno diperluas yang dihadiri pengurus DPD Golkar Kalimantan Timur.

Masih Andi Faizal, pleno tersebut merupakan tindak lanjut dari keinginan pengurus DPD, ranting hingga sayap partai yang menghendaki Neni Moerniaeni bertarung kembali sebagai bacalon Walikota di Pilkada Bontang 2020.

"Tadi Sudah dibacakan dukungan dari pengurus. Rapat pleno diperluas yang dihadiri pengurus provinsi ini tindak lanjut dari surat dukungan yang ada di pengurus DPD Partai Golkar Bontang," kata Andi Faizal yang tak lain merupakan anak kandung Neni Moerniaeni.

Golkar Bontang tinggal mencari pasangan Neni Moerniaeni pada posisi bacalon Wakil Walikota. Soal siapa wakil yang ideal, Andi Faizal menyebut peluang masih terbuka bagi siapa pun.

Baca Juga: Hasil Survei Naik Berkat Turba, Gus Hans Makin Optimis Maju Pilkada Surabaya 2020

Mau dari internal kader Golkar atau bukan termasuk politisi atau non politisi. Hingga Pleno berakhir hal tersebut masih dinamis. Partai yang nantinya merumuskan melihat hasil survei yang dilakukan Golkar.

"Hasil pleno diperluas di DPD Bontang sudah ditetapkan ibu sebagai calon tunggal, tinggal kasih rekomendasi ke provinsi. Nah, provinsi menunggu paketnya ibu. Siapa wakilnya. Kalau sudah itu, baru diputuskan," jelasnya. 

Sebelumnya, sikap politik Partai Golkar Bontang semakin terang. Neni Moerniaeni akhirnya bakal didaulat jadi bacalon tunggal Walikota dalam Pilkada 2020 dari Partai Golkar. Saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Neni Moerniaeni membenarkan hal tersebut. Baginya keputusan partai berlambang pohon beringin tersebut tak mengagetkan dirinya.

Wajar bila ia didorong pengurus partai jadi bacalon tunggal Walikota di Pilkada 2020 mendatang. Diketahui, Neni saat ini menjabat sebagai Walikota alias orang nomor 1 di Bontang. Kemudian jadi pimpinan Partai Golkar Bontang.

Baca Juga: Duet Habib Banua - Hj Ananda Siap Tantang Petahana di Pilkada Banjarmasin

Ia memenangkan partai Golkar di Pileg 2019, dengan berhasil meraup 13,300 suara. Hasilnya 5 caleg Partai Golkar duduk di kursi parlemen. Perlolehan itu menasbihkan Golkar jadi pemenang Pileg 2019 di Kota Bontang.

Golkar berhak mendapat kursi Ketua DPRD Bontang. Kursi tersebut saat ini diduduki Andi Faisal, tak lain merupakan caleg dengan perolehan suara terbanyak. "Ya, wajar sajalah. Saya Ketua DPD II. Saya Walikota. Elektabilitas dari beberapa survei masih tinggi. Sekarang tinggal wakilnya saja," katanya, Rabu (18/12/2019).

Ditanya soal sosok yang bakal mendampingi Neni dalam perhelatan Pilkada 2020, Neni mengatakan partai Golkar masih membuka pintu kepada siapa saja. "Kita terbuka. Nanti dari survei yang tertinggi kita ambil (bacalon wakil walikota)" ucapnya.

Dikejar soal keinginan dan kriteria ideal pendampingnya di Pilkada 2020, Neni enggan memberikan tanggapan lebih lanjut. "Nanti saja, ya," tuturnya.

Baca Juga: Ruslan Lantik Eddy Raya Samsuri Jadi Ketua Golkar Barito Selatan

Besok, Neni Moerniaeni Ditetapkan 

Sebelumnya, Walikota Bontang Neni Moerniaeni bakal ditetapkan sebagai bacalon tunggal Pilkada 2020 oleh DPD Golkar Bontang. Kamis (19/12/2019), DPD Golkar Bontang bakal menggelar rapat pleno perluasan yang dihadiri pengurus DPD Golkar Kalimantan Timur.

"Rapat Pleno diperluas dihadiri oleh pimpinan DPD Golkar Kaltim, di Hotel Grand Raodah. Poinnya menetapkan bunda sebutan Neni Moerniaeni sebagai bacalon tunggal Walikota dari Golkar," kata Ketua Harian II Golkar Bontang, M Arham.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada sidang pleno internal partai tersebut juga bakal membahas soal penjaringan bacalon Wakil Walikota di Pilkada 2020 Partai Golkar Bontang. "Di hari yang sama kita akan memerintahkan untuk membuka penjaringan, kira-kira tanggal 20 Desember disiapkan formulir (penjaringan) bacalon wakilnya," ujarnya.

Baca Juga: Elektabilitas Terus Meroket, Budi Artiful Makin Pede Saat Kembalikan Formulir Ke Golkar Pelalawan

Ahram manambahkan, berapa sosok yang daftar dalam penjaringan bacalon Pilkada Partai Golkar, mereka wajib mensosialisasikan dirinya di seluruh kelurahan Kota Bontang. "Katakanlah 5 yang terjaring, kita melihat keseriusan. Tugas mereka yang mau mendampingi bunda turun ke kelurahan, mensosialisasikan diri berpasangan dengan bunda," ungkapnya.

Kendati demikian, survei personal sosok kandidat jadi tolak ukur utama partai berlambang pohon beringin tersebut memilih pendamping Neni Moerniani berlaga di Pilkada 2020 mendatang. Untuk diketahui, DPP Golkar menginstruksikan pengurus daerah menggunakan salah satu dari 7 lembaga survei yang direkomendasi partai.

Khusus di Bontang, Golkar menggunakan lembaga survei Pusdeham dan Indo Barometer. "Bacalon Wawali harus punya ukuran yang jelas (survei). Kemudian kalau mereka turun ke kelurahan  otomatis mensosialisasikan bunda," ungkapnya. {kaltim.tribunnews.com}

fokus berita : #Neni Moerniaeni #Andi Faizal Hasdam #Ahram


Kategori Berita Golkar Lainnya