22 Desember 2019

Berita Golkar - Perempuan harus terus maju, menajaga semangat untuk terus belajar dan tetap berkiprah dalam memajukan keluarga, masyarakat dan negara. Demikian diungkapkan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Arifin saat berbicara di DPD Golkar Kota Bandung, Minggu (22/12) pagi.

“Hal itu pula yang selalu mengingatkan saya untuk terus berkarya. Apalagi Tagline peringatan hari Ibu tahun  ini “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”,” tuturnya.

Di ceritakan Nurul, sejak  Kongres Perempuan Indonesia ke-1  yang  diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 22 hingga 25 Desember 1928, gerakan perempuan sejatinya ditujukan untuk mendorong perempuan Indonesia bahu membahu berjuang  meraih kemerdekaan bersama-sama dengan para pria. “Komitmen untuk berjuang meraih kemerdekaan terus bergaung hingga republik ini merdeka,” ujarnya.

Baca Juga: Nurul Arifin Optimis Omnibus Law Jadi Solusi Atasi Problem Ekonomi

Politisi Golkar ini menegaskan sejak negara didirikan, konstitusi yang tertuang dalam UUD 1945, tidak mendiskriminasi perempuan. Justru sebaliknya, hak-hak perempuan sebagai warga negara dijamin oleh konstitusi.

Menurut Nurul, diskriminasi dan sub ordinasi terjadi karena budaya Pathriarky. Konstruksi sosial, lanjutnya,  membuat perempuan menjadi mahluk yang inferior dan powerless. “Dalam konteks hari ini saya berharap, marilah kita bersama-sama terus maju dan berjuang dalam membangun Indonesia maju,” ajaknya.

Masih kata Nurul, apapun kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa tidak akan sia-sia. “Kita dapat mewariskan semua hasil pembangunan ini untuk anak cucu kita,” tegasnya.

Baca Juga: Dyah Roro Esti Desak PGN Cari Solusi Tingginya Harga Gas Bumi Untuk Masyarakat dan Industri

Politisi kelahiran Cicadas Kota Bandung itu menegaskan, peran perempuan dalam pembangunan sangat krusial.  Oleh karena itu, Nurul mengingatkan pentingnya edukasi bagi perempuan. “Memberikan pendidikan pada satu perempuan sama dengan mendidik satu keluarga, begitu seterusnya.

Baginya perempuan adalah asal muasal peradaban manuisa yang ada saat ini. “Karena dari perempuanlah manusia pertama-tama  belajar tentang kehidupan,” tandasnya. {rmoljabar.id}

fokus berita : #Nurul Arifin


Kategori Berita Golkar Lainnya