23 Desember 2019

Berita Golkar - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang dilakukannya terkait Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 di Kota Bontang. Jika Pilkada dilaksanakan hari ini, dipastikan Neni Moerniaeni terpilih kembali.

Rilis hasil survei disampaikan dalam acara Konferensi Pers yang dilaksanakan di Hotel Bintang Sintuk, Bontang Utara, dan dihadiri seluruh media cetak dan online se Kota Bontang, Senin (23/12/2019) siang.

Tim Riset PT Lingkaran Survei Indonesia, Haerul Aman mengatakan, dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebutkan bahwa sebesar 70,68 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Neni Moemiaeni.

Baca Juga: Abdul Kadir Ungkap Golkar Kaltim Targetkan Menang di 6 Pilkada 2020, Ini Alasannya

 

Selain itu, 63,18 persen masyarakat menilai Pemerintah Kota Bontang di bawah kepemimpinan kader Partai Golkar itu berhasil. Lebih lanjut, survei dilakukan di Kota Bontang pada 3 sampai 8 Desember 2019 dengan total 440 responden yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Bontang, dengan perbandingan karakteristik demografis dan geografis yang proporsional.

Wawancara dilakukan pada responden dilakukan secara tatap muka. Multistage random sampling dipilih sebagai metode survei, dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sebesar 4,76 persen.

“Kepuasan terhadap kinerja Neni Moerniaeni sebagai Wali Kota Bontang tidak terlepas dari keberhasilannya dalam mengatasi berbagai bidang masalah umum yang ada di Kota Bontang,” katanya dihadapan para awak media.

Dijelaskannya, hasil survei LSI menggunakan metode pertanyaan terbuka menyimpulkan bahwa Neni Moerniaeni masih menjadi top of mind pilihan calon kandidat Wali Kota Bontang pada Pikada 2020 mendatang.

Baca Juga: Reses Perdana, Alex Noerdin Kunjungi Konstituennya di Tanjung Batu

Masyarakat Kota Bontang yang mendukung Neni Moerniaeni mencapai 33,18 persen mengalahkan Adi Darma yang juga pemah menjabat sebagai Wali Kota Bontang (periode 2010-2015) dengan perolehan suara sebesar 20,91 persen

Melalui metode pertanyaan tertutup, elektabilitas Neni Moerniaeni tetap paling unggul dibandingkan dengan kandidat lainnya dengan perolehan suara sebesar 39,09 persen.

Sementara, Adi Darma berada di posisi kedua dengan perolehan suara sebesar 23,86 persen diikuti oleh Basri Rase (8,64 persen), Andi Ade Lepu (2,73 persen), dan Nursalam (1,59 persen). “Ada sekitar 24,09 persen masyarakat belum menetapkan pilihannya,” ujarnya.

Baca Juga: Dongkrak Elektabilitas Neni Moerniaeni, AMPG Bontang Rekrut Kader Milenial

Sementara itu, Tim Pemenangan PT Lingkaran Survei Indonesia, Desi Yafirman mengatakan bahwa LSI juga melalukan riset terhadap tingkat popularitas calon kandidat Wali Kota Bontang yang diukur melalui tingkat pengenalan dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap berbagai tokoh potensial yang menjadi calon kandidat Wali Kota Bontang pada Pilkada 2020 mendatang.

Hasil survei LSI menunjukkan bahwa Neni Moerniaeni menjadi calon kandidat yang memiliki tingkat popuaritas tertinggi dengan tingkat pengenalan sekaligus suka sebesar 82,27 persen disusul oleh Basri Rase dan Adi Darma dengan persentase masing-masmg sebesar 78,86 persen dan 78,41 persen.

Dijelaskannya, tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap kinerja Neni Moerniaeni sebagai srikandi pemimpin Kota Bontang menjadi landasan bahwa pertimbangan jenis kelamin calon wali kota tidak menjadi isu yang berpengaruh di konstelasi politik Kota Bontang.

Baca Juga: Hendra Apollo Ajak Pramuka Ikut Aktif Sumbangkan Ide Dan Gagasan Untuk Bangun Babel

Sebesar 65,23 persen masyarakat Kota Bontang menjawab tidak memiliki prioritas khusus untuk memilih calon wali kota laki-laki ataupun perempuan. Di lain sisi, sebesar 41,14 persen masyarakat menilai bahwa visi, misi, dan program yang akan diusung oleh calon wali kota adalah pertimbangan utama dalam memilih calon wali kota.

“Tapi ini masih hasil sementara, hasil ini sewaktu-waktu bisa berubah mengingat pilkada masih panjang,” ungkapnya.

Sementara itu, tingkat kepuasaan masyarakat meningkat kepada incumbent Neni Moerniaeni merupakan kepuasan atas kepemimpinan Neni Moerniaeni sebagai wali Kota Bontang.

Baca Juga: Duet Habib Banua - Hj Ananda Siap Tantang Petahana di Pilkada Banjarmasin

Kepuasan itu tak lepas dari keberhasilannya dalam mengatasi berbagai bidang masalah umum yang ada di Kota Bontang. Dari segi pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan, masyarakat merasakan tingkat kepuasan yang sangat tinggi yaitu masing-masing sebesar 86,37 persen dan 84,54 persen.

Program kerja Pembagian Seragam Sekolah Gratis dan Pembangunan Infrastruktur RSUD Taman Husada Bontang yang terkait dengan bidang pendidikan dan kesehatan pun dinilai berhasil oleh masyarakat dengan persentase masing-masing sebesar 72,27 persen dan 58,64 persen. “Survei ini akan terus dilaksanakan hingga menjelang pilkada 2020 mendatang,” tukasnya. {beritakaltim.co}

fokus berita : #Neni Moerniaeni #Haerul Aman


Kategori Berita Golkar Lainnya