25 Desember 2019

Berita Golkar - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ace Hasan Syadzily mengajak anak-anak muda turut serta menjadi pengawal dan penjaga Pancasila. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara pada acara Sosialisasi Empat Pilar dengan DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Bandung, Selasa (24/12/2019).

"AMPI harus cari formulasi yang tepat untuk sosialisasikan Pancasila kepada anak-anak muda. Oleh sebab itu, saya kaitkan Rakerda AMPI Kabupaten Bandung dengan sosialisasi empat pilar," jelas Ace.

Sebagai sebuah negara besar, Ace juga menyadari bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan besar. Salah satunya adalah adanya kelompok yang ingin mengganti Pancasila dengan ideologi lain.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Harap Perayaan Natal Jadi Momentum Perkuat Semangat Kebhinekaan

"Kalau ada yang mau mengganti Pancasila dengan khilafah, komunisme, leninisme, AMPI harus paling depan menentang mereka", kata politis Golkar tersebut.

Menurut Ace, Pancasila adalah pemersatu bangsa Indonesia. Beragam suku, budaya, agama dan bahasa dapat disatukan melalui pengamalan Pancasila. Menurut Ace, Pancasila adalah kekayaan kita yang tidak dimiliki bangsa lain.

"Saya sudah ke berbagai negara, Asia, Eropa, Amerika. Negara lain tidak punya Pancasila. Di tengah keragaman, kita harus jadikan Pancasila sebagai apa yang dalam bahasa Al-Quran disebut kalimatun sawa", terang Ace yang juga Wakil Ketua Komisi DPR RI bidang agama.

Baca Juga: Permintaan Bambang Soesatyo Tambah Kuota Haji Hingga 250 Ribu Dikabulkan Raja Salman

Selain Ace, turut hadir Bupati Bandung, Dadang M. Nasser. Ia menyebut Pancasila sudah final dibahas dan disepakati para pendiri bangsa. "Yang membuat Pancasila itu para kyai-kyai. Mereka menyontoh Piagam Madinah. Harus diaplikasikan dalam kehidupan", kata Dadang.

Dihadapan kader-kader AMPI, Dadang mendorong agar AMPI mampu mencetak pengusaha-pengusaha muda di Kabupaten Bandung. {akurat.co}

fokus berita : #Ace Hasan Syadzily


Kategori Berita Golkar Lainnya