26 Desember 2019

Berita Golkar - Golkar Jawa Timur berencana akan menggelar suksesi kepemimpinan paling lambat pada bulan Maret 2020 mendatang. Sejumlah figur pun mengemuka untuk memimpin partai berlambang pohon beringin ini di Jawa Timur.

Satu di antaranya adalah Sahat T Simanjuntak, figur yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur. Hal ini disampaikan Plt Ketua DPD Golkar Jatim, Zainudin Amali ketika berada di Surabaya.

”Saat ini memang telah beredar beberapa nama. Pak Sahat juga masuk. Hal ini muncul di beberapa diskusi para kader,” kata ZA (sapaan Zainudin Amali) ketika ditemui di Surabaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Adies Kadir Puji Kapolda Metro Jaya Nana Sujana Sosok Tangan Dingin dan Matang

Sejak menjadi Sekretaris DPD Golkar Jatim pada 2017 lalu, Sahat Simanjuntak sukses mendampingi Zainudin Amali meraih sejumlah catatan positif di gelaran pemilu.

Di antaranya, dengan memenangkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernu dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih pada Pilkada 2018 lalu. Serta, memenangkan sejumlah pemimpin daerah yang diusung Golkar di Jawa Timur pada pilkada serentak yang juga berlangsung di tahun yang sama.

Kemudian, berlanjut pada 2019 Golkar sukses meningkatkan kursi di DPRD Jawa Timur dari yang sebelumnya memperoleh 11 kursi menjadi 13 kursi. Sekaligus, menjaga tren perolehan kursi DPRD Jawa Timur dan DPR RI berada di lima besar perolehan kursi terbanyak di JawaTimur.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Resmikan Museum A Rafiq di Depok

Atas hasil tersebut, Sahat Simanjuntak pun kini didapuk partai menjadi Wakil Ketua DPRD Jatim sekaligus Ketua Fraksi Golkar di DPRD Jatim. Sahat pun dikenal telah mengikuti kaderisasi di Golkar sejak mengawali kariernya sebagai pengacara pada 1993 silam.

Namun, ZA yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyebut Sahat Simanjuntak bukan satu-satunya figur internal Golkar Jawa Timur yang mengemuka dalam bursa calon pemimpin DPD Golkar Jatim.

Di samping Sahat Simanjuntak, ada nama Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio, mantan Gubernur Akmil yang juga mantan Pangdam I/Bukit Barisan. Sejak bergabung denga Golkar di 2017, Istu menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Golkar Jatim.

Baca Juga: Misbakhun Serap Aspirasi Masyarakat Probolinggo di Ponpes Zainul Hasan Genggong

Usai terpilih menjadi Anggota DPRD Jatim pada pemilu 2019, pria kelahiran Nganjuk ini menjadi Ketua Komisi A DPRD Jatim yang membidangi Politik-Pemerintahan.

Selain itu, calon lain yang juga muncul adalah Pranaya Yudha Mahardika, Ketua Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Jatim yang kini juga menjadi Anggota DPRD Jatim. AMPI juga merupakan organisasi sayap Golkar.

Yudha yang juga putra Eddie ’Embun’ Budi Prabowo (mantan Ketua DPD Golkar Surabaya) mewakili kader muda Golkar Jatim. Menurut Zainudin Amali, beberapa nama tersebut berpeluang akan dipilih langsung oleh para pengurus.

Baca Juga: Ali Wongso Sinaga Nilai Usulan Pindah Ibukota Ditetapkan Lewat Tap MPR Tak Relevan

”Penentuan Ketua Golkar Jatim tetap menjadi kewenangan Musda. Sehingga, kami menegaskan siapapun berhak untuk maju menjadi calon Ketua Golkar Jatim,” tegasnya. 

Sebelumnya, Zainudin Amali menyebut ada tiga syarat yang harus dipenuhi Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jatim periode berikutnya. Pertama, calon tersebut merupakan kader asli Golkar dan pernah menjadi bagian dari struktur Golkar.

Syarat kedua, pihaknya menyebut figur tersebut harus bisa mengurus partai. Syarat berikutnya, Ketua Golkar Jawa Timur kedepan juga harus bisa menjaga pola komunikasi yang baik antara daerah dengan pengurus pusat. {jatim.tribunnews.com}

fokus berita : #Zainuddin Amali #Sahat Tua Simanjuntak


Kategori Berita Golkar Lainnya