29 Desember 2019

Berita Golkar - Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Andi Nurdin Halid memprediksi bahwa tahun 2020, perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina akan membuat ekonomi global tidak menentu.

Dampak dari perang dagang antara kedua negara itu bisa berdampak pada krisis global. Bahkan bisa saja berimbas ke Indonesia.

“Direktur Bank Dunia pada pertemuan di Korea, sudah menghimbau Presiden Jokowi untuk mewaspadai ekonomi global yang bisa berdampak krisis. Makanya pak presiden mengambil langkah antisipatif,” kata Nurdin Halid di Makassar.

Baca Juga: Nurdin Halid Nilai Andi Zunnun Belum Waktunya Pimpin Kota Makassar

Begitu juga di Sulawesi Selatan (Sulsel), pemerintah harus melakukan antisipatif, sebab jika ekonomi global mengakibatkan krisis di Indonesia, setidaknya dampaknya tidak berimbas ke Sulsel.

Seperti halnya pada krisis moneter di Indonesia tahun 1998, dimana dampak krisis 98 itu justru memberi berkah bagi Sulsel.

“Pada krisis 98, waktu itu orang Sulsel mendapatkan rejeki situasional. Orang yang punya kebun cengkeh, Kakao, Kopi yang tadinya naik motor masuk kebun, begitu krisis mobil Pajero masuk kebun. Karena dollar naik,” ungkap Ketua Golkar Sulsel ini.

Baca Juga: Andi Debbie Purnama Ungkap Cara Cegah Kekerasan Terhadap Anak

“Tetapi menghadapi dampak perang dagang, jangan lagi memakai metode krisis 98. Kita harus punya konseptual, kalau menimpah Indonesia, Sulsel tidak boleh terkena dampaknya,” pungkasnya. {makassar.terkini.id}

fokus berita : #Nurdin Halid,


Kategori Berita Golkar Lainnya