07 Januari 2020

Berita Golkar - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak hadir dalam Rapat Paripurna di DPRD Kota Bekasi, Senin (6/1/2020) pagi. Agenda rapat tersebut yakni penyampaian pidato pimpinan terkait pembukaan sidang awal tahun DPRD Kota Bekasi tahun 2020.

Rahmat memilih blusukan meninjau kondisi tanggul Kali Bekasi serta berbagai perumahan di sekitarnya yang hingga saat ini masih terdampak banjir.

"Bukannya tidak menghormati rapat paripurna. Saya mantan ketua DPRD. Saya tahu tata tertibnya. Tetapi, ini ada warga yang membutuhkan pemerintah daerah hadir," ungkap pria yang akrab disapa Pepen itu usai meninjau perumahan warga di Pondok Gede Permai, Jatiasih, kepada wartawan Senin sore.

Baca Juga: Dadang Supriatna Fasilitasi Warga Kabupaten Bandung Dapat Bantuan 50 Kursi Roda Dari Kuwait

Pepen menganggap, menemui warga terdampak banjir lebih mendesak ketimbang menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Bekasi. Bukan hanya ia yang absen, wakilnya Tri Adhianto juga mangkir dengan kepentingan blusukan.

Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati yang kemudian ditugaskan hadir dalam agenda rapat tersebut. "Saya sudah hubungi 4 Pimpinan DPRD bahwa kita harus melakukan tanggap darurat sampai dengan hari Senin depan. Karena baunya saja sudah tidak enak, sudah tidak sehat," kata Pepen.

Politikus Golkar itu kemudian berharap, para anggota dewan bisa bergabung dengan jajaran Pemerintah Kota Bekasi buat blusukan menemui warga.

Baca Juga: Disambut Prosesi Adat, Warga Seko Serahkan 2 Ekor Ayam Jantan Untuk Muhammad Fauzi

Selama masa tanggap darurat bencana banjir, para Kepala OPD (organisasi perangkat daerah) telah diperintahkan untuk melepas seragam dinas dan berkeliling menemui warga untuk mengobservasi kebutuhan mereka.

"Saya harap, teman-teman di DPRD ikut dengan kita. Lebih elok, lebih enak, sehingga kalau ada apa-apa pun melihatnya secara langsung. Kita semua sama-sama dipilih oleh mereka," imbuh dia. {megapolitan.kompas.com}

fokus berita : #Rahmat Effendi #Reny Hendrawati


Kategori Berita Golkar Lainnya