08 Januari 2020

Berita Golkar - Hingga kini kekurangan tenaga pengajar atau guru, masih menjadi persoalan yang terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Terutama guru-guru yang berstatus PNS.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Hj Sri Neni Trianawati kepada media di ruang kerjanya, Selasa (7/1), untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya bisa dilakukan dengan pengadaan guru tidak tetap (GTT).

Politikus Partai Golkar tersebut, selain fasilitas dan sarana prasarana yang ada dan perlu dilengkapi, kebutuhan GTT di daerah masing sangat kekurangan, khusus untuk tingkat SLTA sederajat.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Guru, Hetifah Minta Mendikbud Benahi LPTK

“Misalnya di wilayah Teweh Timur, Benangin, Barito Utara, sudah didirikan SMK namun masih kekurangan guru. Ini yang tentu menjadi tugas kita untuk memenuhi tenaga pendidik disana,” tuturnya.

Aspirasi yang disampaikan masyarakat disana, karena SMK merupakan sekolah kejuruan maka diharapkan tenaga pendidik khusus guru, harus memiliki keahlian dibidang masing-masing.

“Selain itu guru tidak tetap lainnya juga masih perlu perhatian. Kalau bisa untuk perekrutan guru-guru yang akan dilakukan kedepan perlu ditambah karena memang sangat minim dan kekurangan,” harapnya.

Baca Juga: H. Sukarya Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Posko Banjir Karang Taruna Tangsel

Untuk tenaga pendidik tampaknya lebih fokus di wilayah perkotaan, sehingga untuk daerah-daerah khususnya yang berada di pelosok masih sangat kekurangan sekali.

Masyarakat mengajukan untuk tenaga honor didaerah agar dinaikan, karena disesuaikan dengan kondisi wilayah yang ada. Seperti contoh untuk transportasi mereka sangat kesulitan dan membutuhkan biaya yang lebih jika dibandingkan dengan dikota.

“Jika akses menuju ke sekolah yang harus melintasi sungai, tentu akan membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan dengan transportasi darat,” jelasnya.

Baca Juga: Supian HK Masuk Bursa Pendamping Sahbirin Noor di Pilgub Kalsel 2020

Maka semua aspirasi yang dihimpun tentu akan diperjuangkan dengan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan untuk memperhatikan hal tersebut.

“Dengan harapan agar apa yang menjadi aspirasi dan keluhan masyarakat disana untuk segera diatasi dengan baik. Dan mereka dapat menjalani aktifitas mereka dengan baik,” tutupnya. {kaltengpos.co}

fokus berita : #Sri Neni Trianawati


Kategori Berita Golkar Lainnya