08 Januari 2020

Berita Golkar - Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance mengatakan perlunya perlindungan terhadap tenaga kerja di Kabupaten Sanggau. Untuk itulah, DPRD bisa memasukan persoalan tenaga kerja yang dihadapi saat ini ke dalam progam legislasi daerah (Prolegda).

"Kita tentu sangat konsen terhadap persoalan yang dihadapi para tenaga kerja kita. Saya sangat berharap dukungan dari semua pihak, baik itu organisasi yang menaungi tenaga kerja, para pelaku usaha maupun pihak lain yang berkompeten," katanya, Selasa (7/1/2020).

Politisi Partai Golkar Sanggau itu menjelaskan, UMK untuk Kabupaten Sanggau tahun ini sekitar Rp2,5 juta. "Terdengarnya sepertinya besar. Tapi kalau kita bandingkan dengan beberapa Kabupaten lain UMK kita mungkin belum ada separonya, tetapi dengan separonya ini diharapkan bagaimana pihak-pihak perusahaan bisa betul-betul menerapkan UMK yang sudah disepakati.''

Baca Juga: Konflik di Natuna, Christina Aryani Bantah Indonesia Bakal Perang Dengan China

''Jangan sampai itu terjadi dan keluhan itu sering kita dengar," ujarnya.

Yance berharap generasi muda Sanggau terus meningkatkan kualitas tenaga kerja karena saat ini tuntutan zaman sudah sangat berbeda. "Kualitas itu penting, apalagi yang memiliki keahlian berbeda. Oleh karena itu tingkatkan terus, Kami di legislatif mendorong hal itu," pungkasnya. {pontianak.tribunnews.com}

fokus berita : #Timotius Yance


Kategori Berita Golkar Lainnya