14 Januari 2020

Dave Laksono Nilai Wacana Ambang Batas Parlemen Lima Persen Itu Realistis

Berita Golkar - Politikus Partai Golkar, Dave Laksono merespon baik soal wacana perubahan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) yang dinaikkan menjadi lima persen untuk DPR RI berdasarkan hasil rekomendasi Rakernas PDIP.

Menurutnya pribadi, lima persen merupakan angka yang realistis untuk diterapkan dalam Pemilu mendatang. "Ya sebelum dibahas secara detail, kalau saya pribadi angka 5 persen itu angka yang realistis," ungkap Dave, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Baca Juga: Soal Komoditi CPO, Bamsoet Tuding Uni Eropa Merusak Tatanan Perdagangan Global

Meski demikian, Dave mengatakan, kebijakan itu harus juga melihat juga putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan sesuai dengan Undang-uandang Dasar (UUD). "Saya kira itu sudah ide yang baik ya, cuman kita mesti lihat juga putusan MK-nya itu apakah itu sesuai UUD atau tidak," kata Dave.

Dave mengatakan, parliamentary threshold memang sudah ada dan memang seharusnya ditingkatkan agar suara masyarakat tidak sia-sia dan terfokus.

"Jadi, kan dulu awalnya dua setengah, tiga setengah dan sekarang empat, nanti ke depannya lima persen. Supaya ya pertama suara masyarakat tidak sia sia dan terfokus kan," katanya.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Minta Kemendagri Cek Keluarga Gubernur-Sekda Riau Yang Dilantik Jadi Pejabat

Lanjutnya, dengan jumlah parliementary treshold yang kuat partai bisa lebih mendorong kebijakan-kebijakan "Kalau hanya aada satu dua anggota di daerah kayak misalnya di daerah itu kan ada fraksi cuma satu kursi, dua kursi, akhirnya cuma ngintilin saja," tukas Dave. {akurat.co}

fokus berita : #Dave Laksono