14 Januari 2020

Berita Golkar - Setelah dua tahun berturut-turut menjadi yang tercepat dalam penyampaian laporan keuangan di Indonesia, kali ini Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2017-2018 berhasil pula opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) serta diganjar rekor Muri.

LKPD tahun 2019 ini Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin kembali menjadi yang tercepat dalam penyerahan LKPD Tahun 2019.

Tenggat waktu yang diberikan untuk penyerahan LKPD yakni pada Maret 2020 nanti, diselesaikan lebih awal yakni di awal tahun 2020. Kalau daerah lain sedang berjibaku menyelesaikan LKPD tahun 2019, Pemkab Muba telah berhasil menuntaskannya.

Baca Juga: Tingkatkan Nilai Tambah Bagi Petani, Dodi Reza Sukses Kembangkan Jagung Ketan Musi Banyuasin

Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumsel, Pemut Aryo Wibowo mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muba tetap konsisten dengan penyampaian LKPD tercepat dan di LKPD Tahun 2019 Muba kembali menjadi yang tercepat.

"Ini bukti konkrit kalau Pemkab Muba menjalankan tata kelola dan sistem keuangan yang sehat, tentu kami BPK RI Perwakilan Sumsel sangat mengapresiasi hal ini," ungkapnya usai menerima Bupati Muba Dodi Reza dalam Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2019 Unaudited di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Senin (13/1/2020).

Dikatakan, apa yang sudah dilakukan Pemkab Muba ini harus menjadi inspirasi dan pemecut bagi daerah lain khususnya di Sumsel untuk menyampaikan LKPD dengan tepat waktu. "Kalau semua daerah seperti Muba, tentu penyelenggaraan akan berjalan baik," ulasnya.

Baca Juga: Menpora Zainudin Amali Tinjau Latihan Perdana Timnas U19 Di Bawah Pelatih Shin Tae Yong

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza mengatakan, penyampaian LKPD tahun 2019 ini bukan untuk mengejar cepat-cepatan saja tetapi esensinya Pemkab Muba telah menunjukkan bahwa sistem penyajian keuangan Muba dilakukan secara transparan dan tepat waktu.

"Bukan cepatnya yang kita kejar, tapi inilah pembuktian tata kelola sistem keuangan Muba dilakukan dengan baik dan benar," ungkap Kandidat Doktor Universitas Padjajaran ini.

Selain itu, lanjut Dodi, dengan penyampaian LKPD tercepat ini banyak memberikan efek positif terhadap percepatan pembangunan di Muba. "Banyak dampak positif yang kita rasakan, dan ini juga dirasakan masyarakat Muba," ucapnya.

Baca Juga: Inovasi Aspal Karet dan Kerupuk Biji Karet Tampil di Rakernas PDIP, Bupati Dodi Reza Bangga

Laporan keuangan dimaksud, disusun dan disajikan sesuai dengan peraturan pemerintah tentang Standar Akuntansi Pemerintah, yang komponennya terdiri dari Laporan Realisasi APBD, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Kemudian, Laporan Keuangan BUMD, Laporan Keuangan APBDesa Tahun Anggaran 2019, dan, Reviu Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. "Dalam kesempatan ini saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin." ucap Dodi Reza. 

"Dan tentunya Mitra pemkab Musi Banyuaisin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muba yang terus bersinergi membangun Bumi Serasan Sekate menuju Muba Maju Berjaya 2022 dan khususnya Tim OPD dan Tim BPKAD yang telah bekerja keras dengan mencurahkan segenap tenaga dan pikiran dalam menyelesaikan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2019 ini," tuturnya.

Baca Juga: Menperin Agus Gumiwang Kritisi Kebijakan Gubernur Anies Larang Kantong Plastik

Sementara itu Sekretaris Daerah Muba Apriyadi menargetkan pada nantinya Pemkab Muba tetap bisa kembali meraih opini WTP. "Bekerja dengan selalu transparan dan tepat waktu akan menjadi prioritas kami Pemkab muba," pungkasnya. {daerah.sindonews.com}

fokus berita : #Dodi Reza Alex Noerdin


Kategori Berita Golkar Lainnya