16 Januari 2020

Disambangi Dubes Azerbaijan, Meutya Hafid Bicara Kerjasama Pariwisata dan Energi

Berita Golkar - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafidz menerima kunjungan Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia Jalal Mirzayev. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meningkatkan silaturahmi dan meningkatkan kerjasama antara Indonesia dengan Azerbaijan yang selama ini telah dibangun.

Meutya mengungkapkan bahwa Azerbaijan siap untuk menjadi mitra dan memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam berbagai forum internasional

“Sifatnya courtesy call, pertemuan ini lebih pada silaturahmi. Ia Dubes baru ditunjuk di Indonesia sekaligus memperkenalkan diri dan meyampiakan dukungannya bahwa Indonesia tidak perlu khawatir dan ragu bahwa Azerbaijan di forum internasional akan membela kepentingan Indonesia,” ujar Meutya usai melakukan pertemuan di Ruang Pimpinan Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, (15/1/2019).

Baca Juga: Di Depan Meutya Hafid, Dubes Australia Komitmen Dukung Kedaulatan NKRI Atas Papua dan Natuna

Ketika ditanya apakah Azerbaijan akan memberikan dukungannya kepada Indonesia perihal Perairan Natuna, Politisi Golkar ini mengungkapkan keyakinannya.

“Termasuk di Natuna Utara dan isu lain yang perlu dukungan negara lain di forum Internasional.  Begitu juga dengan Azerbaijan yang meminta support dari parlemen terkait kedaulatan atas wilayah mereka ketika berhadapan dengan Armenia,” ujar Meutya.

Hal lain yang menjadi perbincangan adalah peningkatan kerjasama di sektor pariwisata dan energi. Meutya mengungkapkan bahwa Azerbaijan ingin agar jemaah umroh di Indonesia bisa mampir ke Azerbaijan.

Baca Juga: Ansar Ahmad Takut Relokasi Nelayan Pantura ke Natuna Timbulkan Konflik Horizontal

Disampaikan bahwa pemerintah Azerbaijan siap untuk membuat program khusus untuk jemaah haji Indonesia berkenaan dengan transfer pengetahuan dan sejarah.

“Mereka sangat ingin agar dari jemaah umroh Indonesia bisa mampir ke Azerbaijan. Dan akan dibuatkan program khusus karena keduanya sebagai negara yang mayoritas muslim maka perlu bertukar informasi dan sejarah tentang islam, itu yang didorong,” jelas politisi Fraksi partai Golkar itu.

Terkait dengan kerjasama di bidang energi, Meutya memastikan akan terus mendukung langkah tersebut. Mengingat, Azerbaijan memiliki sumber daya alam yang melimpah sehingga simbiosis mutualisme penting untuk direalisasikan.  

“Lalu kerjasama energi, otomatis ya memang Indonesia dan Azerbaikan punya kerjasama yang paling utama adalah bidang energi dan itu diharapkan terus berlanjut,” pungkas Meutya. {dpr.go.id}

fokus berita : #Meutya Hafid #Jalal Mirzayev