16 Januari 2020

Mohan Roliskana Segera Umumkan Pendamping di Pilkada Mataram 2020

Berita Golkar - Menghadapi Pilkada Kota Mataram 2020, Wakil Wali Kota Mataram saat ini, H Mohan Roliskana penuh percaya diri. Berbekal elektabilitas 50 persen lebih, Mohan terlihat santai. Gerakannya terkesan lamban. “Februari ini kita munculkan nama pendamping,” kata Mohan kepada wartawan.

Dari tiga bakal calon wali kota yang mengemuka saat ini, praktis hanya Mohan yang belum pasti siapa yang akan mendampinginya. Dua calon lawannya, Hj Putu Selly Andayani dan HL Makmur Said tampaknya sudah punya calon wakil.

Selly akan berpasangan dengan TGH Abdul Manan. Sedangkan Makmur Said akan didampingi sang putra mahkota, H Badruttaman Ahda. Putra sulung dari Wali Kota Mataram saat ini H Ahyar Abduh.

Baca Juga: Nurdin Halid Diangkat Jadi Wakil Ketua Umum DPP, Siapa Pimpin Golkar Sulsel?

Sementara Mohan sendiri tampaknya masih bingung dengan tiga kandidat yang berpotensi akan mendampinginya. Yakni, H Irzani, Baihaqi, dan TGH Mujiburrahman.

Namun dari gerakan politik yang ditunjukkannya belakangan ini, Mohan secara pribadi akan lebih memilih TGH Mujib. Bahkan, akhir pekan lalu, secara khusus ia menggelar acara di rumah sekaligus pondok pesantren milik TGH Mujib di Sekarbela.

Bahkan, setiap kali disinggung nama Mujib, Mohan selalu tersenyum. “Bisa jadi (Mujib),” kata Mohan saat ditanya kemungkinannya menggandeng salah satu tokoh Partai Golkar Kota Mataram itu.

Baca Juga: Koalisi Jihad Jilid 2, Golkar Pangandaran Mulai Panaskan Mesin Partai

Mohan memang harus segera mengumumkan pendampingnya. Jika tidak, calon petahana ini bisa kalah start dari Selly dan Makmur yang saat ini secara masif mengenalkan dirinya ke masyarakat Kota Mataram. Baik dengan menggunakan alat peraga kampanye maupun menggelar pertemuan tatap muka dengan masyarakat.

“Saya masih mencari orang yang tepat,” kilah Mohan saat disinggung pergerakannya yang super lambat dalam memilih calon pendamping.

Sementara itu Ketua Penjaringan Bakal Calon Wali dan Wakil Wali Kota DPD II Golkar Usman Ts belum mau membuka hasil rapat pleno DPD II Partai Golkar Kota Mataram. “Keputusan ada di DPD I dan DPP,” kilahnya.

Baca Juga: Golkar Tunjuk Maryenik Isi Kekosongan Posisi Wabup Kampar

Jika Golkar terus-terusan memperlambat gerakan, jelas ini bisa menjadi petaka. Tidak hanya bagi H Mohan, tapi juga bagi Partai Golkar sendiri.

Kekuasaan Golkar di Kota Mataram selama 20 tahun terakhir bisa terancam partai lain. Dan, bukan tidak mungkin akan menjadi kekelahan perdananya dalam kontestasi politik di Kota Mataram. Apalagi, yang akan menjadi lawannya di Pilkada 2020 mendatang adalah orang-orang yang sebelumnya sangat dekat dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

Contohnya pasangan HL Makmur Said-H Badruttaman Ahda. Dua orang ini memang bukan kader Partai Golkar. Tapi king maker-nya orang paling berpengalaman di Partai Golkar Kota Mataram. Yakni H Ahyar Abduh.

Dan perlu diingat, Ahyar pada proses Pilkada mendatang masih menjabat sebagai Wali Kota Mataram. Jadi kekuatannya tak bisa dipandang remeh oleh Mohan. Apalagi kalau hanya mengandalkan elektabilitas yang hanya 50 persen lebih itu.

Baca Juga: Di Bawah Bupati Dodi Reza, Muba Tiga Tahun Berturut-turut Serahkan LKPD Tercepat Nasional

Bagaimana dengan Selly? Calon yang satu ini juga akan menjadi lawan berat bagi Mohan. Siapapun pasangannya. Sebab, Selly memiliki gerakan paling terstruktur sejauh ini. Ia terus menggebrak. Baik lewat dunia nyata maupun dunia maya (media sosial).

Selly-Manan juga memiliki king maker tak kalah sakti. Yakni orang nomor satu di NTB. Yang sejauh ini terus berkeliling setiap subuh dari lingkungan ke lingkungan.

Selly-Manan juga kabarnya akan diusung oleh koalisi dua partai yang kadernya dikenal militan. Yakni PDI Perjuangan dan PKS. {www.lombokpost.net}

fokus berita : #Mohan Roliskana