18 Januari 2020

Ridwan Bae Pastikan Golkar Usung Arhawi di Pilkada Wakatobi 2020

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah selesai melakukan penjaringan terhadap Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Ketua DPD I Golkar Sultra Ridwan Bae menyatakan bahwa dari 7 daerah yang melakukan pendaftaran bakal calon untuk diusung partai besutan Airlangga Hartarto itu, pihaknya memastikan Arhawi merupakan calon tunggal yang langsung mendapatkan pintu.

Secara matematis, Ridwan memastikan dukungan terhadap incumbent tersebut dengan angka 100 persen. Meskipun, harus ditentukan lagi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Mantan Bupati Muna itu tetap optimis Arhawi bisa mendapatkan kendaraan partai untuk bertarung pada Pilkada Wakatobi pada bulan September mendatang.

Baca Juga: Sambangi Bawaslu Riau, Andi Rachman Minta Pilkada 9 Kabupaten/Kota Berkualitas

“Alasannya, dia (Arhawi) merupakan kader, ketua DPD II Wakatobi, lalu dia incumbent. Yang paling jadi pertimbangan adalah dia berprestasi bisa memberikan 9 kursi partai Golkar di DPRD Wakatobi pada Pemilu 2019,” tegas Ridwan saat ditemui di kantor DPD I Golkar Sultra, Sabtu (18/1/2020) malam.

Ridwan menegaskan, Arhawi akan didorong penuh oleh DPD I Golkar Sultra melalui tim penjaringan hingga mendapat tanda tangan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon Bupati Wakatobi yang diusung oleh Partai Golkar. “99,9 persen Arhawi diusung Partai Golkar dan akan disahkan DPP,” tambahnya.

Sementara itu, untuk bakal calon kepala daerah di Kabupaten Muna, terdapat tiga orang yang memperebutkan partai pohon beringin itu yakni Rusman Emba, Rajiun Tumada dan Syarifuddin Udu. Dari ke tiga nama itu, Ketua Komisi V DPR RI itu mengaku, akan menyerahkan segala keputusan itu ke DPP, pihaknya di daerah tak mau mendorong salah satu di antara mereka.

Baca Juga: Bamsoet Dorong Institusi Penegak Hukum Cermati Kejahatan Korporasi

 

Lantaran bagi Ridwan semua adalah keluarga. Namun, kata dia, tim penjaringan memberikan data ke DPP terkait kelebihan masing-masing calon.

“Tiga-tiganya adalah keluarga saya, jadi kami menyerahkan semua keputusan ke DPP, dengan menjelaskan kelebihan masing-masing ke DPP, Rusman punya kelebihan ini, Rajiun punya kelebihan dan Syarifuddin juga punya kelebihan sendiri,” tegasnya.

Di Buton Utara (Butur) Ketua DPD I Golkar Sultra memberikan sinyal yang paling berpotensi diusung partai Golkar adalah Aswadi Adam. Menurut Ridwan, Aswadi merupakan kader dan sekaligus DPD II Golkar Butur. Meskipun terdapat dua calon penantang yang lain yakni Abu Hasan dan Ridwan Zakaria.

“Aswadi barusaja menjadi kader sekaligus pengurus DPD II Golkar Butur. Sehingga dia yang paling berpotensi, karena DPP mengutamakan kader. Kami di daerah juga ikut berjuang maksimal mendorong Aswadi,” jelasnya.

Baca Juga: Ace Hasan Usul Pidana Kekerasan Seksual Diatur Dalam RKUHP

 

Berikutnya, di Kabupaten Konawe Selatan, bagi Ridwan di daerah menjadi masalah tersendiri bagi partai. Menyusul ada dua kader dan pengurus partai yang ikut bersaing yakni calon Incumben Surunuddin Dangga dan Irham Kalenggo. Ridwan mengatakan, Irham Kalenggo merupakan Ketua DPD II Golkar.

Sementara Surunuddin merupakan kader dan yang menjadi kelebihan adalah Bupati Konsel tersebut berstatus petahana yang mempunyai sumber daya politik. “Seandainya Irham Kalenggo bukan Ketua DPRD (Konsel), maka dia yang akan kita dorong. Tapi Irham pernah menyatakan sendiri kalau hasil survei tidak tinggi maka dia tidak akan maju, saya kira itu sikap yang ikhlas,” ucapnya.

Selanjutnya, partai berlambang pohon beringin ini, untuk bakal calon yang berposisi diusung di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Ridwan menyebut ada nama petahana yakni Amrullah. Ridwan bilang Bupati Konkep paling potensial diusung oleh Golkar. {zonasultra.com}

fokus berita : #Ridwan Bae #Arhawi