19 Januari 2020

Berita Golkar - Ketua Tim Penjaringan Golkar, M. Arham, menampik isu mahar politik untuk mendampingi Neni di Pilkada tahun ini. Dia menjelaskan partainya sama sekali tidak menetapkan besaran biaya untuk lolos sebagai bakal calon wakil wali kota yang diusung golkar.

Namun, untuk maju sebagai kandidat setiap calon wajib menyiapkan dana yang dipakai untuk kepentingan kampanye.

"Tetap ada biaya yang dipersiapkan calon nantinya. Tapi biaya tersebut  untuk kampanye, pembekalan saksi di TPS dan serta atribut dan, semua itu membutuhkan dana yang cukup banyak," ujar Arham saat ditemui di kantornya, jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara,sabtu (18/01/2020) siang.

Baca Juga: Agus Makmur Santoso Khawatir Golkar Hanya Jadi Tunggangan Politik

Lebih lanjut dia menjelaskan besaran dana yang dimaksud tersebut masih belum pasti. Mengingat, proses tahapan Pilkada masih ada beberapa bulan lagi.

"Masih belum jelas, namun calon wali kota dan wakil Walikota akan menanggung dana tersebut dan pembagiannya berdasarkan keepakatan keduanya," pungkasnya. {www.klikbontang.com}

fokus berita : #Arham


Kategori Berita Golkar Lainnya