20 Januari 2020

Bantah Bamsoet, Ahmad Doli Kurnia Sebut Kepengurusan DPP Golkar Sudah Final dan Rampung

Berita Golkar - Kepengurusan DPP Golkar sudah final mulai dari Kepengurusan Harian dan Pleno DPP, Dewan-Dewan hingga kepengurusan Badan dan Lembaga. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Umum Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung kepada Tribunnews.com, Senin (20/1/2020).

"Kepengurusan DPP sudah final dengan sudah diterbitkannya SK DPP, yang ditanda tangani oleh Ketum dan Sekjend, menyusul Surat Keputusan Formatur sebelumnya," tegas Ketua Komisi II DPR RI.

Semuanya menurut Ahmad Doli Kurnia, sudah rampung, mulai Kepengurusan Harian dan Pleno DPP, Dewan-Dewan hingga kepengurusan Badan dan Lembaga, walaupun kala diumumkan hanya sebatas Pengurus Harian DPP, Pimpinan Dewan, Badan dan Lembaga.

Baca Juga: Bamsoet Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina e-Sport Indonesia

"Susunan kepengurusan tersebut tentu adalah yang terbaik untuk saat ini, dengan mempertimbangkan aspek meritokratik, regenerasi, keseimbangan, termasuk akomodatif," jelas Ahmad Doli Kurnia.

Sejak awal terpilih, lebih lanjut ia menjelaskan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto mengatakan tidak ada lagi kubu-kubuan. Semuanya jadi satu keluarga besar dengan satu tujuan memenangkan seluruh agenda politik, khususnya Pemilu 2024.

Sebelumnya Politikus Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa kepengurusan DPP Golkar belum final dan masih bisa diubah. Sebelumnya Partai Golkar telah menyusun kepengurusan partai periode 2019-2024.

Baca Juga: Arif Fathoni Tegaskan Saatnya Golkar Punya Pemimpin di Surabaya, Minimal Wakil Walikota

"Ya saya juga baru mendengar pengumuman itu tadi pagi saya baru mendapat konfirmasi dari pak Sekjen bahwa itu belum final masih ada perbaikan," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (16/1/2020).

Menurutnya kepengurusan Golkar akan difinalkan sepulang Ketua Umum Golkar umroh. Kepengurusan yang final nanti akan diserahkan ke Kemenkumham. Bamsoet mengatakan bahwa kepengurusan Golkar harus mencerminkan semangat kebersamaan. Partai menurutnya harus solid dalam menghadapi agenda politik ke depan.

"Kita sama sama harus menjaga situasi yang kondusif partai Golkar, sehingga tak ada lagi kubu kubuan dan semua harus dirangkul, sehingga kekuatan yang ada di partai Golkar tetap tumbuh dan kita menjaga sampai 2024 kita saling bergandengan tangan bekerjasama membesarkam partai Golkar," katanya. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Ahmad Doli Kurnia