28 Januari 2020

Berita Golkar - DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan telah kehilangan salah satu pengurusnya. Ia adalah Iskandar yang keseharianya bertugas sebagai Staff Sekretariat Partai Golkar Kota Balikpapan. Ia meninggal dalam keadaan sujud saat menjalankan sholat subuh di rumahnya di Kawasan Bukit Niaga Pasar Baru, Selasa sekitar pukul 04.30.

Wafatnya pria yang biasa disapa Om Kanda itu mengehumbaskan nafas terakhirnya persis di saat melaksanakan sholat subuh. Awalnya sang istri mengira, suaminya sholat subuh ketika sujud terlihat begitu lama. Melihat ada kejanggalan kenapa suaminya sujud begitu lama. Sang istri mendekatinya. Setelah didekati, ternyata suaminya sudah meninggal dunia dalam keadaan sujud.

Baca Juga: Tinjau Katering Haji 2020, Muhammad Fauzi Minta Menu Sesuai Selera Nusantara

Meninggalnya Om Kanda segera dikabarkan ke keluarga dan kerabat terdekat, kolega, sahabat serta sejumlah orang khususnya pengurus Partai Golkar Kota Balikpapan. Banyak yang tak menyangka ia meninggal begitu cepat. Padahal sejumlah pengurus Golkar mengatakan, dalam satu minggu ini almarhum terlihat segar.

Sosok Om Kanda dikenal pribadi yang luwes dan suka bercanda. Ia juga salah satu staff sekretariat di Golkar Kota Balikpapan yang paling aktif. Bahkan hari-harinya ia selalu berada di Kantor Sekretariat Partai Golkar Kota Balikpapan. Apa saja ia kerjakan.

Dan hebatnya ia tak pernah mengenal tentang batas usia pertemanan. Tua dan muda selalu dihormatinya. Selain mudah bergaul kepada siapa saja. Ia juga dikenal sebagai sosok yang menyenangkan. Sehingga wajar banyak yang sangat menghormati dan menyayanginya.

Baca Juga: Ilham Pangestu Pastikan Mahasiswa Asal Aceh Di Kota Wuhan Dalam Kondisi Sehat

Pria kelahiran tahun 1957 ini meningkalkan seorang istri dan dua orang anak. Di rumah duka di kawasan Bukit Niaga Pasar Baru, pelayat berdatangan silih berganti. Kebanyakan para pelayat kaget akan kepergian Om Kanda. Namun ada sedikit kejanggalan. Dalam 4 hari belakangan ini Almarhum sengaja tidak hadir di Kantor Sekretariat Partai Golkar Kota Balikpapan.

“Kayanya sih bukan sakit yah. Beliau memang sengaja ga mau ke luar rumah selama 4 hari belakangan ini. Selama di rumah ia tak putus menjalankan sholat lima waktu. Sebab itu sudah menjadikan kebiasaannya untuk menjalankan sholat 5 waktu setiap hari,” ujar salah seorang pengurus Partai Golkar.

Kepergian Om Kanda untuk selama-lamanya tentu saja meninggalkan duka yang mendalam khususnya keluarga, sahabat dan rekan-rekan partai Golkar. Terlebih Om Kanda dikenal sebagai sosok yang baik, rajin, cekatan, suka guyon dan berteman kepada siapa saja tanpa memandang usia. “Almarhum itu orang baik.

Baca Juga: Menperin Agus Gumiwang Kawal Realisasi Investasi Nestle di Tiga Pabriknya di Indonesia

 

Tidak pernah mengeluh. Selalu bekerja saja jika ada kegiatan di partai. Dan berteman kepada siapa saja. Bukan hanya kepada orang seusianya. Namun ia pun mau bercengkrama kepada orang yang lebih muda dari dirinya sekalipun,” ujar Asso salah seorang kerabat Almarhum.

Para jajaran pengurus DPD II Partai Golkar Kota Balikpapan merasa sangat kehilangan atas kepergian Om Kanda untuk selama-lamanya. Tak sedikit teman, sahabat dan sejumlah pengurus Partai Golkar tak bisa menahan kesedihannya saat melayat di rumah duka.

Almarhum rencananya akan dimakamkan di TPU di kawasan Pasar Baru tak jauh dari lokasi STM Pangeran Antsari siang ini juga. Selamat jalan Om Kanda. Semoga amal ibadah Om Kanda diterima Allah dan diampuni segala salah dan khilafnya. Begitu pula dengan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan. Amin Ya Rabbal Alamin. {mediasuara.com}

fokus berita : #Om Kanda


Kategori Berita Golkar Lainnya