31 Januari 2020

Berita Golkar - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto meninjau infrastruktur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang di Kabupaten Bintan, Kepri, Kamis (30/1/2020).

Dalam hal ini, Airlangga datang ke PT Bintan Alumina Indonesia (BIA). Perusahaan ini selaku pengusul KEK Galang Batang. Di sana, petinggi Partai Golkar itu meninjau sejumlah infrastruktur perusahaan yang masih dalam tahap pembangunan.

Beberapa infrastruktur PT BIA yang dikunjungi antara lain pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 6x25 megawatt yang dibangun senilai Rp 1,93 triliun serta bendungan dengan kapasitas 7,52 juta meter persegi dengan nilai investasi mencapai Rp 196 miliar.

Baca Juga: Meutya Hafid Dukung TNI Kirim Pasukan Bantu Padamkan Kebakaran Hutan di Australia

"Semua investasi dan pembangunan itu dilakukan oleh PT Bintan Alumina Indonesia sebagai pengusul KEK Galang Batang," ujarnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, fokus KEK Galang Batang Bintan yaitu industri yang berorientasi ekspor dengan tujuan menghasilkan produk substitusi impor baik itu bahan baku maupun barang setengah jadi serta berbasis teknologi tinggi.

Kunjungan itu bukan hanya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang. Rencananya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto akan mengunjungi Kawasan Industri Bintan Industrial Estate (BIE) Lobam, Jumat (31/1) besok.

Baca Juga: Dyah Roro Esti Minta Pertamina Sosialisasi Inovasi B30 Sebagai Biosolar Ramah Lingkungan

"Kawasan industri ini terus tumbuh dan berkembang. Tentu saja kami sangat mengapresiasi atas perhatian dan kunjungan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI ke Bintan," ucapnya.

Diresmikan Darmin Nasution

Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Kepala PTSP Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya meninjau Kawasan KEK Galang Batang Bintan, Kecamatan Gunung Kijang, Senin (29/7/2019).

Kawasan KEK Galang Batang Bintan yang diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Desember 2018 yang lalu terlihat terus dibangun oleh investornya.

Apri Sujadi menyampaikan, KEK Galang Batang yang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2017 pada tanggal 12 Oktober 2017 yang lalu haruslah memberikan dampak yang signifikan bagi daerah.

Baca Juga: Nurul Arifin Nilai Keputusan Evakuasi Segera WNI Dari Wuhan Sudah Tepat

Pada kesempatan itu Apri Sujadi juga meminta agar PT Bintan Alumina Indonesia sebagai investor dapat menyiapkan pelatihan secara kontinue bagi proses rekrutmen tenaga kerja lokal.

"Tindak lanjutnya kemarin dibuka pelatihan sekitar 65 orang tenaga lokal dengan berbagai kompetensi yang ditanggung oleh PT BAI yang dibutuhkan untuk mendukung pengoperasian perusahaan ke depan," ujar Apri Sujadi.

Apri Sujadi juga mengaku sangat mengapresiasi para peserta yang mengikuti pelatihan kerja. Mereka mendapat biaya transportasi dan biaya akomodasi dan tambahan uang saku sekitar Rp 3 juta per orang saat pelatihan di Nanshan College, China mulai September hingga 2019 hingga Juni 2020.

"Saya sangat mengapresiasi dan mudah-mudah pelatihan ini bisa berguna bagi para peserta pelatihan," terang Apri Sujadi.

Baca Juga: Perusahaan Asuransi Plat Merah, Puteri Komarudin Minta Asabri Hati-Hati Berinvestasi

Pada kesempatan itu, Direktur PT Bintan Alumina Indonesia, Santoni mengatakan, untuk pembangunan KEK Galang Batang, pihaknya telah membebaskan lahan seluas 1.750 hektare.

Lahan tersebut telah dilakukan pematangan hingga 340 hektare. Sedangkan untuk proses pengerjaan jalan di kawasan tersebut sudah terbangun sepanjang 2,00 kilometer dari 8,08 kilometer yang telah ditargetkan.

Daya pendukung tenaga listrik telah dipasang sebesar 0.8 MVA oleh PLN di Kantor Administrator KEK Galang Batang. Nantinya juga akan dilengkapi daya listrik pendukung dengan kapasitas mesin 2 x 1.3 MW dari PLN.

"Kita terus melakukan koordinasi ke pemerintah terkait pengoperasian perusahaan baik ke pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi maupun kementerian terkait lainnya," tegas Santoni. {tribun}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Apri Sujadi


Kategori Berita Golkar Lainnya