31 Januari 2020

Berita Golkar - Aksi terorisme atas nama agama yang kerap tejadi di berbagai negara adalah tindakan yang berlawanan dengan ajaran islam. Untuk itu, perlu ada komitmen dunia untuk memerangi aksi dan tindakan terorisme tersebut.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin saat menghadiri konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) XV/2020 di Parlemen Burkina Faso, Jumat, (31/1)

Keterangan pers yang diterima Beritalima.com dan Biro Humas dan Pemberitaan DPR RI, Jumat (31/1) siang, politisi Partai Golkar tersebut mengatakan, PUIC harus memiliki dan berkomitmen meyakinkan masyarakat global, berbagai aksi terorisme dengan korban masyarakat sipil adalah sangat ditentang Islam. “Mengidentikkan Islam dengan terorisme adalah kekeliruan fatal,” tegas Azis.

Baca Juga: Akbar Tandjung Pacu Semangat Golkar Lampung Hadapi Pilkada 2020

Dikatakan wakil rakyat dari Dapil Provinsi Lampung tersebut, PUIC juga harus terus memberdayakan parlemen-parlemen negara Muslim, memformulasikan solusi-solusi cerdas anti-terorisme.

Parlemen yang tergabung dalam PUIC dituntut meramu solusi-solusi yang ditawarkan para pemangku kepentingan terutama para pakar dan institusi akademik. Satu hal yang pasti bahwa terorisme membutuhkan motif ideologi untuk membenarkan tindakan para pelaku terorisme.

Kendati demikian, kata Azis, akar terorisme tidak tunggal. Namun, sejumlah kajian dan studi pakar terorisme menunjukkan, akar utama lahirnya terorisme ketidakadilan ekonomi, sosial dan politik.

Baca Juga: Dipimpin Alex Noerdin, Raker Komisi VII DPR dan Menteri ESDM Hasilkan 11 Butir Kesimpulan

“Parlemen dituntut berkontribusi nyata dalam mewujudkan keadilan sosial, kebebasan Hak Asasi Manusia (HAM) dan kesejahteraan di level nasional, kawasan dan global,” tegas Azis.

Jumlah umat muslim di dunia ada sekitar 22 persen dari populasi manusia dan punya pemerintahan di 57 negara.

Namun, sayangnya tidak satu pun negara muslim di dunia memegang hak veto di PBB sehingga ke depan dirasa perlu untuk mengkuatkan soliditas antar negara muslim agar memiliki kekuatan politis di PBB. {beritalima.com}

fokus berita : #Azis Syamsuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya