31 Januari 2020

Berita Golkar - DPD Golkar mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Sleman, via partai tersebut. Kesempatan terbuka luas bagi pihak internal maupun eksternal partai.

Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan, menghadapi Pilkada 2020 Sleman, Golkar bukan hanya membuka pendaftaran dan menjaring calon potensial. Melainkan juga menyiapkan diri berkoalisi dengan partai lain.

"Pendaftaran dibuka sejak 3 sampai 8 Februari 2020, tidak dipungut biaya," ucapnya, di kantor DPD Golkar Sleman, Jumat (31/1/2020).

Baca Juga: Mahyudin Dan Komite IV DPD RI Serap Aspirasi Terkait Investasi dan Penanaman Modal Daerah

Ia menambahkan, saat ini Fraksi Golkar di Sleman, yang terdiri dari partai Golkar, Nasdem, dan PPP, sepakat untuk mengusung Sri Muslimatun sebagai calon Sleman 1. Tak cukup sampai di sana, Golkar juga masih mencoba berkomunikasi dengan PKS dan PKB.

"Belum ada kesepakatan dengan PKB, tapi fraksi Golkar telah mendapat kesepakatan dengan PKS, untuk berkoalisi dan menambah kursi," urainya.

Sekretaris DPD Golkar Sleman Ali Syahdan menyebut, Partai Golkar mencari sosok yang memiliki kapasitas, kapabilitas, integritas, kualitas, dan elektabilitas yang baik untuk diusung dalam Pilkada 2020 Sleman.

Baca Juga: Poros Alternatif di Pilkada Surabaya 2020, Golkar-PKS Bakal Usung Gamal Albinsaid?

Indikator tersebut dijadikan sebagai parameter dalam melakukan survei terhadap para kandidat setelah melewati tahap penjaringan, untuk selanjutnya ditetapkan dan dikonsultasikan dengan DPD DIY.

Sementara itu secara terpisah, Sri Muslimatun, yang akrab disapa "Bu Mus", tak banyak berkomentar perihal kabar dirinya diusung oleh Fraksi Golkar di Pilkada 2020 Sleman. "No comment, saya hanya mengikuti dinamikanya saja," ucapnya, singkat. {jogja.suara.com}

fokus berita : # Janu Ismadi #Sri Muslimatun


Kategori Berita Golkar Lainnya