04 Februari 2020

Berita Golkar - Tahapan Pilgub 2020 sementara berlangsung, KPU sudah menetapkan 23 September 2019 untuk memilih pemimpin daerah. Figur calon yang siap maju di Pilkada Serentak mulai meramaikan keseharian aktivitas publik dengan Alat Peraga Kampanye (APK) di pusat keramaian.

Khusus Pilgub, ada empat figur yang APK jenis baliho dan spanduk di pasang di sejumlah titik di Sulut. Empat figur itu terdiri dari dua figur pasangan usungan PDI Perjuangan yakni Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK).

Kemudian Christiany Eugenia Paruntu (CEP) dan Vonny Anneke Panambunan. Bedanya, Baliho milik OD-SK lengkap berpasangan. Di baliho berlatar merah itu pasangan usungan PDI Perjuangan ini mengenakan kemeja putih.

Baca Juga: Idrus Maneke Bulatkan Tekad Maju Pilbup Halmahera Timur 2020

Sementara dua figur lainnya belum punya pasangan untuk maju Pilgub. Baliho bergambar CEP tampil sendiri dengan pakaian kebaya warna kuning , begitu pun baliho VAP nampak dengan gaya kasual.

PDI Perjuangan pun sudah mengonfirmasi OD-SK siap diusung sebagai pasangan calon di Pilgub 2020. Sementara Golkar dan Nasdem belum menetapkan calon. Golkar hampir pasti mengusung CEP sebagai bakal calon Gubernur, tapi partai berlambang beringin ini masih disibukkan mencari mitra koalisi.

Kursi Golkar di DPRD Sulut untuk tiket mengusung calon belum cukup, yakni 7 kursi, masih butuh koalisi parpol untuk mendapatkan minimal 2 kursi lagi.

Sementara Nasdem masih disibukkan dengan seleksi internal 3 calon yang menguat yakni GSV Lumentut Wali Kota Manado, Vonny Anneke Panambunan (VAP) Bupati Minut dan Elly Engelebert Lasut Bupati Talaud terpilih. 

Baca Juga: Tiga Nama Kader Ini Digadang Golkar Jadi Cawabup Gunungkidul

Pengamat Politik Sulut, Taufik Tumbelaka menilai, Pilkada Kota Manado ajang paling bergengsi dan dinamis di 7 Pilkada Serentak kabupaten/kota. Banyak figur yang berkembang mengincar posisi Wali Kota.

Manado begitu diminati, parpol bersaing menggaet figur terbaik, lihat saja ramai-ramai partai membuka pendaftaran calon.  Meski begitu, parpol tak buru-buru menetapkan calon, termasuk PDI Perjuangan parpol berpredikat pemenang Pemilu semua tingkatan di Manado.

Siapa yang diusung nanti? Kemungkinan besar kader PDI Perjuangan sendiri. Nama yang muncul Royke Roring, James Sumendap, Andrei Angouw dan Richard Sualang. Meski kemungkinan muncul nama baru, yang jadi alternatif tapi tetap, harus cap kader PDI Perjuangan.

Baca Juga: Resahkan Warga, Fadli Hamid Tegas Minta Pemkab Pidie Tertibkan Rentenir Berkedok Koperasi

Kenapa kader sendiri? PDI Perjuangan di Pilkada lalu, sempat mengusung kader partai lain. Di Pilkada kali ini, saatnya mengusung kader sendiri, PDI Perjuangan punya momentum kemenangan, setelah menyapu bersih kemenangan di Pileg dan Pilpres khusus di Kota Manado tahun 2019.

Hal ini jadi modal awal untuk lanjut bertarung di momen politik berikutnya. Partai sedang solid, haus kemenangan, dibumbui memecah mitos belum pernah menang di Manado bisa jadi bahan bakar meraih kemenangan.

Mesin partai penting, tapi figur yang diusung tak kalah penting, banyak pertimbangan aspek untuk mengusung calon, satu di antaranya PDIP biasa menguji lewat survei calon.

Baca Juga: Basri Baco Tolak Usulan Pencoblosan Wagub DKI Secara Terbuka, Ini Alasannya

Lazimnya yang paling tinggi survei itu yang diusung. Pertimbangan lainnya mencari koalisi, meski PDI Perjuangan bisa mengusung sendiri, kemudian pertimbangan calon pasangan lawan.

Biasanya menanti lawan mengmumkan pasangan calon termasuk strategi. Sehingga acapkali pasangan diusung injury time jelang pendaftaran ke KPU.  Di Manado pun partai politik tetap wait and see, bahkan hingga injury time. {manado.tribunnews.com}

fokus berita : #Christiany Eugenia Paruntu #Tetty Paruntu


Kategori Berita Golkar Lainnya