05 Februari 2020

Berita Golkar - Bakal calon Bupati Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani santai menghadapi pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Petahana ini mengaku menyikapi segala tahapan Pilkada dengan tidak tergesa-gesa.

Sebut saja soal pendamping, sampai saat ini Indah belum menentukan sosok untuk 02. Bupati Lutra ini dipastikan pecah kongsi dengan wakilnya, Muh Thahar Rum untuk Pilkada 2020. "Semuanya masih berproses. Kita tunggumi nah," kata Indah saat ditemui di Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (04/01/2020).

Baca Juga: Usung Rahmad Mas’ud Jadi Balon Walikota Balikpapan, Golkar Siap Koalisi Dengan PDIP

Santer dikabarkan, Indah akan menggandeng Mansur Suaib yang menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lutra. Suaib memang salah satu orang kepercayaan Indah selama menjabat sebagai Bupati Lutra.

Hanya saja, Indah tetap santai menanggapinya. Bagi mantan Ketua DPC Gerindra Lutra ini, tahapan Pilkada masih tergolong lama. "Semuanya masih berporses, kita tunggu saja. Apalagi pendaftaran bulan Juni, segala sesuatunya masih sangat dinamis. Segala sesuatunya masih mungkin terjadi," tambahnya.

Dibanding menentukan pendamping, Indah lebih menginginkan dan menunggu sikap serius partai. "Pastinya masih menunggu proses di partai politik," tegasnya.

Baca Juga: Pleno Golkar Bengkalis Putuskan Usung Indra Gunawan Eet Balon di Pilkada 2020

Sejauh ini, Indah memang telah mendaftar di sejumlah partai politik di Lutra. Mulai dari Golkar, PAN, PDIP, Hanura dan PPP. Khusus beringin, partai ini telah terang benderang untuk mengusung petahana di Pilkada 2020.

Sementara itu, Wakil Bupati Lutra, Thahar Rum juga mengambil sikap yang sama dengan Indah. Resmi pecah kongsi, dia juga belum menentukan calon wakilnya. "Belum ada wakil. Tapi kami masih pertimbangkan. Ada empat sampai lima yang sedang mengerucut. Mudah-mudahan saja secepatnya," kata Thahar saat ditemui di Makassar belum lama ini.

Soal kendaraan politik, Ketua DPD Nasdem Lutra ini optimis bisa mengamankan rekomendasi partainya. Sekali pun Nasdem masih membutuhkan tambahan dua kursi, lantaran saat ini hanya memiliki empat kursi di parlemen.

Baca Juga: Reses Di Buleleng, Sugawa Korry Terima Keluhan Harga Cengkeh Anjlok

"Tentu kita optimis kendarai Nasdem. Kan mereka (Nasdem) yang dorong kita maju. Mereka yang mau kita maju (di Pilkada)," tutupnya.

Selain Nasdem, Thahar juga mengincar beberapa partai lainnya untuk mencukupkan koalisinya. Seperti Gerindra, PAN, dan Demokrat. {makassar.sindonews.com}

fokus berita : #Indah Putri Indriani,


Kategori Berita Golkar Lainnya