11 Februari 2020

Berita Golkar - Anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin menyoroti masalah KT Sei Deli III yang sempat “kencing”, alias ngoplos BBM di laut. Karena Kapal milik Pelindo I Batam itu ditangkap Ditjen Bea Cukai di antara perairan Indonesia dan Singapura atas dugaan penyelundupan BBM.

“Kita menunggu sejauh mana proses hukumnya. Karena sejauh ini tidak tahu bagaimana progressnya,” katanya dalam Raker dengan Dirut Pelindo I Dian Rachmawan, Dirut Pelindo II Elvi G Masyaya , Dirut Pelindo III dan Dirut Pelindo IV, Dirut PT Pelni, dan Dirut ASDP.

Baca Juga: Mukhtarudin Tunggu Opsi Final Kementerian BUMN Terkait Ganti Rugi Nasabah Jiwasraya

Lebih jauh kata Mukhtarudin, pihaknya hanya minta kejelasan dan klarifikasi atas kejadian tersebut. Sehingga DPR mendapat kronologi yang utuh dan tidak sepotong-sepotong. “Saya mohon ada penjelasan dan bagaimana tindakan Direksi Pelindo I terhadap pelakunya,” ujar Ketua DPP Partai Golkar.

Sementara itu Direksi Pelindo I, Dian Rachmawan mengakui bahwa Kapal milik Pelindo I ditahan oleh Bea Cukai. Dalam prosesnya Bea Cukai memberikan sejumlah fakta-fakta. Hingga saat ini kapal tersebut masih diperiksa.“Kami hormati pemeriksaan itu, dan ini menyangkut dengan bisnis yang baru,” ungkapnya dalam raker tersebut.

Lebih jauh kata Dian, intinya memang ada kesalahan prosedur administrasi internal PT Pelindo terkait dengan BBM. “Kami janji akan membereskan hal ini, karena perairan Nipah ini sangat strategis dan indah serta luas. Sayangnya tidak ada supply BBM ke pulau-pulau di situ,” paparnya.

Baca Juga: Kembangkan UMKM Kota Pasuruan, Misbakhun Sosialisasi Gerakan Non Tunai

Menurut Dian, hal ini terjadi karena demand tidak terurus dengan baik. Sementara kalau jalan-jalan atau melancong ke sana banyak sekali kapal-kapal yang mengapung.

“Jadi kami sudah melakukan komunikasi dengan Bea Cukai, apalagi kapal itu hanya berisi 23.000 liter. Karena tujuannya hanya untuk mengisi kapal tunda, ketimbang kami harus bolak-balik,” paparnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi KPU BC Tipe B Batam Sumarna melalui pesan singkatnya membenarkan atas penangkapan KT Sei Deli III milik BUMN di bawah pengawasan Pelindo I Batam tersebut.

Kapal Sei Deli III ditangkap saat melakukan penyulingan ilegal atau kencing minyak di tengah laut. Minyak tersebut diduga dijual kepada kapal Singapura bernama CB Celebes. “Kapal berada di Pelabuhan Batu Ampar dan dalam pengawasan BC Batam,” kata Sumarna. {www.suarainvestor.com}

fokus berita : #Mukhtarudin


Kategori Berita Golkar Lainnya